Sedang di Luar Negeri, Fadli Zon Batal Jadi Saksi Kasus Ahmad Dhani

Kompas.com - 05/11/2018, 16:20 WIB
Ahmad Dhani dalam wawancara sebelum menjalani sidang kasus ujaran kebencian yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (29/10//2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanAhmad Dhani dalam wawancara sebelum menjalani sidang kasus ujaran kebencian yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (29/10//2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Politikus Fadli Zon batal menjadi saksi kasus ujaran kebencian yang menjerat terdakwa Ahmad Dhani karena sedang berada di luar negeri. Fadli sedianya memberi kesaksian sebagai ahli politik dan pejabat negara.

Dhani mengatakan bahwa majelis hakim sudah tidak memberikan waktu kepada tim penasihatnya untuk mengajukan ahli lagi.

"Fadli Zon masih di luar negeri, sudah sudah minggu. Sepertinya hakim tidak bisa beri waktu lagi, minggu ini ahli terakhir dari kami," kata Dhani di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Ampera Raya, Senin (5/11/2018).

Pada sidang hari ini, Dhani mengajukan seorang saksi ahli ITE dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Namun, ahli tidak bisa hadir karena tidak mendapat izin dari tempat kerjanya.

Dhani berujar bahwa jika ahli tidak hadir, kemungkinan sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa.

"Kita tunggu hakim. Kalau saya sih siap," kata Dhani.

Kasus ini bermula saat Dhani berkicau melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang nadanya dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Atas kicauannya, Dhani dilaporkan oleh Jack Lapian, yang merupakan pendiri BTP Networks atas tuduhan ujaran kebencian.

Dhani dianggap telah menuliskan pernyataan bersifat sarkastis pada akun Twitter-nya, @AHMADDHANIPRAST, dalam rentang waktu Februari hingga Maret 2017.

Baca juga: Saksi Ahli: Twit Ahmad Dhani Bukan Ujaran Kebencian

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X