Via Vallen Bantah Memperkaya Diri dengan Lagu SDTA Milik SID

Kompas.com - 12/11/2018, 08:50 WIB
Penyanyi Via Vallen memeriahkan pembukaan Asian Games ke-18 tahun 2018  di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8/2018). INASGOC/Wahyudin/pras/18. INASGOC/WahyudinPenyanyi Via Vallen memeriahkan pembukaan Asian Games ke-18 tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8/2018). INASGOC/Wahyudin/pras/18.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi dangdut Via Vallen membantah tuduhan mencuri lagu " Sunset di Tanah Anarki" milik band SID ( Superman Is Dead) untuk memperkaya diri.

Pedangdut Via Vallen memberi klarifikasi tentang penggunaan lagu Sunset di Tanah Anarki milik Superman Is Dead tanpa izin.Instagram/Via Vallen Pedangdut Via Vallen memberi klarifikasi tentang penggunaan lagu Sunset di Tanah Anarki milik Superman Is Dead tanpa izin.
Hal itu Via sampaikan akun Instagram-nya, @viavallen, yang dikutip Kompas.com, Senin (12/11/2018).

"Cover lagu, mencuri lagu sampe memperkaya diri Sy mohon maaf jika memang sy salah karena menyanyikan lagu anda di panggung off air, dan sampe detik ini lagu itu masih kelas MILIK ANDA, jika sy mencuri sudah pasti sy akan mengakui karya orang lain sebagai karya saya," jelas Via.

Via mengaku tidak menerima keuntungan apa pun dari produk digital yang menampilkan aksi panggungnya membawakan lagu tersebut.

"Soal memperkaya diri dari lagu tersebut, sy juga ingin menjelaskan bahwa sampai detik ini sy BELUM PERNAH merasakan 1 RUPIAH Pun uang dari hasil penjualan fisik vcd atau digital ( youtube dll ) dari lagu tersebut seperti yg anda tuduhkan," ujar Via.

Sebelumnya, pemain drum grup band SID, Jerinx mengungkapkan alasannya  menegur Via Vallen yang tanpa izin membawakan lagu SID bertajuk "Sunset di Tanah Anarki" atau SDTA.

Hal itu diungkapkan Jerinx dalam unggahan di Instagramnya, @jrxsid yang dikutip Kompas.com, Minggu (11/11/2018).

"Mungkin banyak pertanyaan. Kenapa baru sekarang saya sentil VV? Simpel. Karena album SID yg baru saja rilis ini penuh akan lagu potensial yg sangat mungkin dijadikan versi dangdut/koplo nya," kata Jerinx.

Baca juga: Jerinx SID: Via Vallen Jangan Cuma Perkaya Diri dan Keluarga

"Dan jika kami diamkan, bisa jadi VV, atau penyanyi semacam dia akan melakukannya lagi; memperkaya diri memakai karya orang lain sekaligus membunuh ruh dari karya tersebut," sambungnya.

Baca juga: Jerinx SID: Via Vallen Tak Minta Izin Bawakan Sunset di Tanah Anarki

Awalnya, Jerinx dan kawan-kawan tidak mempermasalahkan Via membawakan lagu tersebut. Namun Jerinx sangat kesal karena ia menilai Via tidak berkontribusi apa pun untuk alam Indonesia.

Jerinx juga menyebutkan bahwa video penampilan Via saat membawakan lagu SDTA sudah dikomersialisasi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Mungkin banyak pertanyaan. Kenapa baru sekarang saya sentil VV? Simpel. Karena album SID yg baru saja rilis ini penuh akan lagu potensial yg sangat mungkin dijadikan versi dangdut/koplo nya. Dan jika kami diamkan, bisa jadi VV, atau penyanyi semacam dia akan melakukannya lagi; memperkaya diri memakai karya orang lain sekaligus membunuh ruh dari karya tersebut. OK 2013, lagu Sunset di Tanah Anarki kami ikhlaskan, mindset kami saat itu cukup naif; anggap saja membantu struggling musician. Sampai dia bikin DVD segala, dikomersilkan, rapopo Nah, kekesalan ini muncul setelah melihat transformasi seorang VV. Di mana posisinya saat ini, VV harusnya sudah belajar jadi manusia, jangan bisanya hanya mengambil saja. Selama ini nyanyi SDTA ribuan kali, lirik lagu kami ga ada artinya bagi dia? Setelah sukses, apa yg kamu bisa lakukan utk mengapresiasi karya yg membawamu ke tempat yg lebih baik? Dengan followers berjuta, minimal berkontribusilah utk gerakan melawan lupa, atau pelurusan sejarah 65, perjuangan Kendeng, dll, ada banyak sekali hal yg bisa VV lakukan tanpa harus keluar duit SID sudah pasti akan bangga jika VV, atau siapapun yg hidup dari karya SID, manfaatkan fame nya utk cinta yg lebih besar. Bukan hanya tuk perkaya diri dan keluarganya. Ini yg membuat saya marah. Selama ini nyanyi SDTA apa ya yg ada di dalam kepalanya? Lagu ini pesannya besar, sungguh humanis, pun disampaikan dengan lirik dan video klip yg sangat literal. Wajar saya merasa mereka dengan sadar merendahkan substansi lagu ini atas nama popularitas semata. Itu sangat manipulatif dan menjijikkan Saya ga akan nuntut nominal apapun dari VV atau penyanyi lain yg pernah/masih hidup atas karya SID. Hanya berharap kalian lebih bijak ketika berurusan dengan musik kami. SID bukan cuma band. Kami lebih besar dari hiburan. Uang, fame, rupa, bukanlah segalanya, ada hal yg lebih tinggi bernama INTEGRITAS. Terima kasih, JRX

A post shared by JRX (@jrxsid) on Nov 10, 2018 at 11:54am PST

"OK 2013, lagu Sunset di Tanah Anarki kami ikhlaskan, mindset kami saat itu cukup naif; anggap saja membantu struggling musician. Sampai dia bikin DVD segala, dikomersilkan, rapopo," ucap Jerinx.

"Nah, kekesalan ini muncul setelah melihat transformasi seorang VV. Di mana posisinya saat ini, VV harusnya sudah belajar jadi manusia, jangan bisanya hanya mengambil saja. Selama ini nyanyi SDTA ribuan kali, lirik lagu kami ga ada artinya bagi dia?" ujar Jerinx.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Seleb
Profil Dul Jaelani, Musisi Muda Penerus Ahmad Dhani

Profil Dul Jaelani, Musisi Muda Penerus Ahmad Dhani

Seleb
Profil Ahn Hyo Seop, Pemeran Seo Woo-Jin di Drama Dr Romantic 2

Profil Ahn Hyo Seop, Pemeran Seo Woo-Jin di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Gita Gutawa, Musisi yang Melejit Lewat Yang Terbaik Bagimu

Profil Gita Gutawa, Musisi yang Melejit Lewat Yang Terbaik Bagimu

Seleb
Profil Tina Toon, Pelantun Bolo-Bolo yang Jadi Anggota DPRD DKI

Profil Tina Toon, Pelantun Bolo-Bolo yang Jadi Anggota DPRD DKI

Seleb
Profil Once Mekel, Mantan Vokalis Dewa 19 yang Jadi Penyanyi Terbaik Sepanjang Masa

Profil Once Mekel, Mantan Vokalis Dewa 19 yang Jadi Penyanyi Terbaik Sepanjang Masa

Seleb
komentar di artikel lainnya
Close Ads X