Soleh Solihun dan Augie Fantinus Dalami Karakter Ateng dan Iskak Selama Satu Bulan

Kompas.com - 07/01/2019, 20:08 WIB
Soleh Solihun saat ditemui usai press screening film Lagi Lagi Ateng di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019). KOMPAS.com/IRA GITASoleh Solihun saat ditemui usai press screening film Lagi Lagi Ateng di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran dan komika Soleh Solihun mengatakan, bahwa dirinya dan Augie Fantinus mendalami karakter Ateng dan Iskak dalam film Lagi Lagi Ateng selama satu bulan penuh. 

Soleh dan Augie dilatih oleh Ribut Murdiyanto, rekan dari mendiang Ateng dan Iskak.

Hal itu dikatakan Soleh saat ditemui usai press screening film Lagi Lagi Ateng di XXI Epicentrum, Kuningan Jakarta Selatan, Senin (7/1/2018).

"Untuk pendalaman karakter saya dan Augie latihan sebulan sebelum pemain lain terkumpul. Itu kami dilatih sama Pak Ribut Mardiyanto," kata Soleh.

"Beliau adalah pelawak senior yang kenal secara personal dengan almarhum Ateng dan Iskak," sambungnya.

Baca juga: Lewat Secarik Surat, Augie Fantinus Ungkap Rasa Bangga Main Film Lagi-lagi Ateng

"Jadi pak ribut ini memetakan Om Ateng ini seperti ini kecenderungan-kecenderungannya, Iskak seperti ini. Dia kasih poin tuh gaya bicaranya seperti ini, gesture-nya seperti ini, dan mimiknya seperti ini. Setelah dipetakan kita latihan setiap hari," tambah Soleh.

Awalnya, Soleh dan Augie menirukan gaya bicara Iskak dan Ateng dari film-film mereka yang terdahulu. Barulah selama satu bulan penuh Soleh dan Augie mendalami karakter mereka dalam film.

Kita latihan menirukan Ateng dan Iskak dari film lamanya, misalnya Ateng Sok Tahu. Setelah sebulan baru kita latihan sesuai skenario aslinya," imbuh Soleh.

Soleh mengaku tidak menemukan kesulitan saat beradu akting dengan Augie. Keduanya sama-sama membangun chemistry sebagai Ateng dan Iskak.

"Saya sama Augie udah kenal lama, di luar main film pun kami berteman. Jadi enggak sesusah itu ngebangun chemistry sama Augie," tutur Soleh.

"Paling yang harus dibangun tuh Soleh Solihun dan Augie Fantinus sudah ada chemistry, tapi Iskak versi Soleh Solihun dan Ateng versi Augie kan belum ada chemistry. Makanya selama sebulan itu gimana kita punya chemistry," lanjutnya.

Baca juga: Jadi Iskak, Soleh Solihun Harus Bisa Nembang Jawa dan Hilangkan Logat Sunda

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X