Java Jazz Festival 2019 Usung Semangat Music Unites Us All

Kompas.com - 16/01/2019, 18:09 WIB
Penyelenggara menggelar jumpa pers Java Jazz Festival di No Boundry Cafe, Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanPenyelenggara menggelar jumpa pers Java Jazz Festival di No Boundry Cafe, Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com - Java Jazz Festival kembali akan digelar untuk ke-15 kalinya di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 1 hingga 3 Maret 2019 mendatang. Tahun ini Java Jazz mengusung tagline Music Unites Us All sebagai semangatnya.

Direktur Utama PT Java Festival Production Dewi Gontha mengungkap alasan menggunakan tagline tersebut. Menurut dia, memanasnya situasi dan kondisi masyarakat Indonesia akibat perpolitikan membuat Java Jazz ingin menyampaikan pesan bahwa musik dapat merekatkan seluruh komponen. 

"Saat kami lagi kumpul pada saat itu, kami mengikuti perkembangan media sosial dan di media sedang hangat-hangatnya pembicaraan yang dibahas. Musik itu tidak mengenal latar belakang dan semua bisa bersama mengikuti perayaan musik, karena itu kami memberikan tagline itu," ujar Dewi dalam jumpa pers di No Boundary Cafe, Kemang Raya, Jakarta Selatan, (16/1/2019).

Untuk pergelaran Special Show kali ini, Dewi mengatakan bahwa pihaknya akan menghadirkan tiga penampil. Mereka adalah band rock Toto, penyanyi soul berdarah India-Amerika Raveena, dan H.E.R yang meraih nominasi Grammy Awards 2019.

Baca juga: Toto dan Raveena Akan Tampil di Panggung Special Show Java Jazz Festival 2019

Dewi menambahkan, kehadiran para penampil Special Show tersebut sudah sesuai dengan target penyelenggara pada tahun ini. Di mana sebelumnya mereka menyasar pengunjung dengan rentang usia 24-45 tahun, kali ini Java Jazz menyasar penonton dengan usia antara 18-34 tahun.

"Kami sengaja mau mengubah dan kami ingi mengubah pasar baru," ucap Dewi.

Selain mengumumkan daftar penampil Special Show, Dewi juga mengumumkan nama-nama penampil fase ketiga, antara lain Allen Hinds & L.A. Super Soul, Andien, Elfa Zulham & The Beatz Messengers, Endah N Rhesa Extended, dan Indra Aziz For Good.

Kemudian ada juga Jeff Bernat, Jeslla, Mac Ayres, Parkdrive, Saxx in the City, Teddy Adhitya, The Soulful, Tommy Pratomo, Warner Music Project feat. Andini, Hanin Dhiya, Rahmania Astrini dan Trisouls, Yuri Mahatma dan Zsolt Botos.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X