6 Trainee Idola K-pop Laporkan CEO Agensi Mereka atas Tuduhan Pelecehan Seksual

Kompas.com - 30/01/2019, 15:14 WIB
Salah satu acara survival Korea Selatan yang ditayangkan oleh saluran Mnet, Produce 101 Season 2.Soompi Salah satu acara survival Korea Selatan yang ditayangkan oleh saluran Mnet, Produce 101 Season 2.

KOMPAS.com - Enam peserta pelatihan atau trainee idola K-pop laki-laki yang berpartisipasi dalam Produce 101 Season 2 melaporkan CEO perempuan dari agensi mereka atas tuduhan pelecehan seksual.

“Pada 18 Januari, kami mengajukan gugatan ke Kantor Jaksa Penuntut Umum Distrik Pusat Seoul terhadap bos perusahaan (inisial A) dan istri adik laki-lakinya yang juga seorang investor di perusahaannya (inisial B) atas tuduhan kejahatan seksual," kata mereka kepada YTN Star, Selasa (29/1/2019).

Menurut pengakuan mereka, 10 trainee dari agensi tersebut, termasuk enam penggugat, berada di Jepang selama sekitar satu bulan untuk mengadakan pertunjukan.

Baca juga: Pembawa Acara TV Yunani Minta Maaf setelah Dikecam Fans K-pop

Setelah kegiatan mereka berakhir, para trainee makan malam bersama di sebuah restoran di Tokyo pada 28 September 2018. Di sanalah pelecehan seksual itu disebut terjadi.

"Pada saat itu, 'A' dan 'B' melecehkan beberapa trainee dengan menyentuh bagian tubuh mereka, yang menyebabkan penghinaan seksual dan penghinaan pribadi," kata mereka dalam berkas gugatan.

“'A' dan 'B', sebagai kepala perusahaan dan istri dari investor, punya pengaruh kuat terhadap para trainee. Oleh karena itu, para dua orang itu diduga menyalahgunakan status dan wewenang mereka untuk menganiaya para trainee itu secara seksual," kata tim kuasa hukum pihak penggugat.

Mereka menambahkan bahwa para korban dugaan pelecehan seksual itu saat ini menerima perawatan psikiatris.

"Karena mereka takut akan kerusakan sekunder, mereka mengirim sertifikasi konten ke perusahaan agensi, pemimpin dan CEO mereka, dan mengajukan penangguhan kontrak mereka ke Pengadilan Distrik Pusat Seoul,” ucap tim kuasa hukum penggugat lagi.

Namun, baik 'A' maupun 'B' menolak tuduhan tersebut melalui tim kuasa hukum mereka.

"Tuduhan itu tidak benar dan kami akan membuktikan dakwaan melalui prosedur hukum," katanya.

Baca juga: Industri K-Pop Diprediksi Bisa Hancur jika Tetap Serupa

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X