Al Ghazali dan Dul Jaelani Menangis di Konser Dewa 19 Reunion

Kompas.com - 03/02/2019, 07:26 WIB
Ahmad Dhani diperiksa saat mengurus adminitrasi di rutan Cipinang, Jakarta Timur Dokumentasi Staf Rutan CipinangAhmad Dhani diperiksa saat mengurus adminitrasi di rutan Cipinang, Jakarta Timur

JAKARTA, KOMPAS.comAbdul Qodir Jaelani atau Dul Jaelani menggantikan posisi ayahnya, Ahmad Dhani, pada konser Dewa 19 feat Ari Lasso & Once Mekel Reunion Live in Malaysia di Stadium Malawati, Shah Alam, Selangor, Malaysia, Sabtu (2/2/2019).

Sebelumnya diberitakan, saat ini Ahmad Dhani menjadi narapidana LP Cipinang setelah divonis 1,5 tahun penjara dalam perkara ujaran kebencian.

Saat konser berlangsung, Dul yang memainkan keyboard tampak tidak bisa membendung air mata. Terutama saat Dewa 19 membawakan lagu "Kangen", seperti dalam video yang diunggah pemilik akun Instagram @dian_rahmaniar.

Putra bungsu hasil pernikahan Dhani dan Maia Estianty itu tampak tersedu sambil terus memainkan melodi lagu "Kangen". Sementara Ari Lasso memeluknya sembari terus menyanyi.

"Aku bukanlah Superman, aku juga bisa nangis..sabar ya nak..@duljaelani," tulis akun tersebut seperti dikutip Kompas.com, Minggu (3/2/2019).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Aku bukanlah Superman, Aku juga bisa nangis..sabar ya nak.. @duljaelani #dewa19featoncemekel #dewa19featarilasso #malaysiaconcert

A post shared by dianrahmaniar (@dian_rahmaniar) on Feb 2, 2019 at 7:55am PST

Sama seperti Dul, Al Ghazali juga tak bisa membendung air matanya saat lagu "Hadapi dengan Senyuman" dibawakan penyanyi Ari Lasso.

Awalnya, Ari meminta para penonton yang hadir untuk menyalakan lampu ponsel mereka.

"Dan kalau boleh, sebelum kita mulai. Saya ingin suasana panggung ini gelap, lampu dari atas mati. Semua nyalakan flash light dari cell phone kalian masing-masing," kata Ari Lasso masih dikutip dari unggahan akun @dian_rahmaniar.

"Pasti akan ada yang merekam dan nanti akan kita tunjukkan ke Ahmad Dhani. Kita belum akan mulai kalau belum stadion Malawati ini diterangi oleh flash light dari kalian," lanjut Ari

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Semua akan baik baik saja....sabar ya @duljaelani @alghazali7. Kita harus kuat

A post shared by dianrahmaniar (@dian_rahmaniar) on Feb 2, 2019 at 8:24am PST

Dalam video tampak Al tengah menangis tersedu. Sesekali ia menerima pelukan dari seorang pria yang berdiri di dekatnya.

Lagu "Hadapi dengan Senyuman" pun dilantunkan. Masih sambil tersedu, Al turut menyanyikan bagian awal lagu ciptaan Dhani tersebut. Namun, Al tak bisa lagi menahan kesedihannya, tangisannya kembali meledak dalam pelukan seorang pria.

Sebelumnya, Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjatuhkan vonis hukuman penjara selama satu tahun enam bulan kepada terdakwa Ahmad Dhani.

"Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo dengan hukuman penjara selama satu tahun enam bulan," ujar Hakim Ketua Ratmoho dalam persidangan di PN Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019).

Saat ini Ahmad Dhani ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta Timur.

Baca juga: Once Mekel Sebut Ada yang Kecewa Saat Ahmad Dhani Digantikan Dul Jaelani



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X