Vanesha Prescilla: Saya Sudah Berikan yang Terbaik untuk Dilan 1991

Kompas.com - 24/02/2019, 19:11 WIB
Artis peran Vanesha Prescilla saat ditemui di Pesona Square Depok, Jawa Barat, Sabtu (16/2/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Artis peran Vanesha Prescilla saat ditemui di Pesona Square Depok, Jawa Barat, Sabtu (16/2/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Artis peran Vanesha Prescilla mengatakan karakter Milea dalam film Dilan 1991 memberinya tantangan lebih dibandingkan pada Dilan 1990.

"Salah satu tantangan di Dilan 1991 ini aku harus bisa (berubah) dari Milea yang senang banget ganti menjadi Milea yang sedih banget," kata Vanesa dalam konferensi pers di XXI Cihampelas Walk, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/1/2019).

Vanesha mengakui berakting menjadi Milea yang sedih bukan hal yang mudah. Namun ia  memiliki teknik tersendiri. 

Ia berusaha memahami karakter Milea yang sedih sejak dalam proses reading Dilan 1991. Apalagi setelah sebelumnya berpisah satu tahun dari Dilan di film Dilan 1990.

"Itu butuh waktu me-recall emosi-emosi itu," tuturnya.

Dalam Dilan 1991, ada adegan Milea sangat bersedih tetapi ia tidak mengeluarkan air mata. Salah satunya ketika Milea memeluk ibunda Dilan di Dago Tea House.

Meski begitu, Vanesha mengaku telah berusaha memberikan sebaik mungkin memerankan Milea dalam film Dilan 1991.

"Aku sudah memberikan yang terbaik sih. Kalau memang itu enggak keluar air mata mungkin memang lagi keadaan capek juga sih sebenarnya ada di kala point-point itu," jelasnya.

Sementara itu, sutradara Dilan 1991, Fajar Bustomi, menjelaskan adegan Milea yang sedih tanpa air mata adalah konsep yang diinginkan sang sutradara.

Fajar menuturkan ia pernah menonton sebuah film dengan salah satu karakternya menangis dari awal sampai akhir film. Menurut dia, lama-lama tangisan karakter itu tidak lagi bisa dirasakan.

Ia tidak ingin Milea menjadi seperti itu. Fajar Bustomi menegaskan, ia bertanggung jawab atas semua akting Vanesha.

"Jadi memang pas di depan rumah enggak perlu keluar air mata. Dia cukup berkaca-kaca saja. Jadi itu memang kebutuhan saya, yang saya perlukan. Jadi enggak perlu nangis semua," jelasnya.

"Bayangin kalau dari awal sampai akhir, di ending dia tiduran habis ngobrol di Dago Tea House itu air mata yang menetes lagi, itu sudah tidak ada rasanya lagi. Buat saya sih Vanesha sudah memberikan yang terbaik dan saya suka sekali," imbuhnya.

Baca juga: Kata Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla soal Dilan Corner

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X