Hadapi Tantangan Berat dalam Yowis Ben 2, Laura Theux Minta Tolong Ibu

Kompas.com - 04/03/2019, 08:18 WIB
Laura Theux berpose saat media visit film Yowis Ben 2 di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (27/2/2019). Film Yowis Ben 2 dirilis di bioskop 14 Maret 2019 mendatang. KOMPAS.COM/GARRY LOTULUNGLaura Theux berpose saat media visit film Yowis Ben 2 di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (27/2/2019). Film Yowis Ben 2 dirilis di bioskop 14 Maret 2019 mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Laura Theux mengungkapkan tantangan yang dia rasakan saat terlibat dalam film drama komedi Yowis Ben 2.

Saat berkunjung ke redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, belum lama ini, Laura mengatakan bahwa dia dituntut untuk fasih berbahasa Bali.

"Aku di sini beda sama yang lain kan. Aku berbahasa Bali. Jadi memang aku asli Bali, tapi aku enggak terlalu fasih banget. Tapi aku sebisa mungkin berbahasa Bali dan mewakilkan teman-teman dan saudara-saudaraku di Bali," kata Laura.

Dia mengaku ini adalah pengalaman pertamanya menggunakan bahasa daerah dalam sebuah film, terutama bahasa dari kampung halamannya sendiri. Laura pun meminta bantuan ibundanya untuk menerjemahkan dialognya.

"Dan aku sebenarnya jujur di situ tantangan beratnya. Karena aku sebelumnya belum pernah main film pakai bahasa Bali. Sedangkan mereka sama sekali enggak ngerti dan kalau aku salah, cuma aku dan orang Bali yang tahu," ucap Laura.

Baca juga: Empat Lagu Baru untuk Yowis Ben 2

"Coach aku mami aku, aku enggak butuh waktu lama sih cuma kroscek aja ini benar atau tidak. Jadi dalam skenario bahasa Indonesia aku yang translate," sambungnya.

Laura bercerita, dia mendadak diminta untuk menggunakan bahasa Bali gara-gara Joshua Suherman, lawan mainnya dalam film arahan sutradara Fajar Nugros itu.

"Iya spontan juga. Jadi aku waktu ditawarin film ini sebenarnya aku enggak tahu aku akan berbahasa Bali, tapi waktu itu Jojo (Joshua) yang 'kenapa enggak pakai bahasa Bali aja," kata Laura.

Joshua menimpali bahwa awalnya karakter Marion yang diperankan Laura digambarkan fasih berbahasa Inggris, bukan Bali.

"Aku inget wah Laura kan orang Bali, akhirnya Mas Nugros director-nya punya ide untuk ya sudah ceritanya dibikin orang Bali aja. Ya Yowis Ben kan memang tentang kearifan lokal," ujar Joshua.

Baca juga: Anggika Bolsterli Belajar Bahasa Jawa dan Sunda untuk Yowis Ben 2



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X