Maudy Ayunda Sudah Tak Galau Lagi Pilih Stanford atau Harvard

Kompas.com - 23/03/2019, 14:45 WIB
Maudy Ayunda berpose dalam sebuah acara di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanMaudy Ayunda berpose dalam sebuah acara di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Rasa galau dan dilema penyanyi dan artis peran Maudy Ayunda usai sudah. Ia tak lagi bingung harus memilih Universitas Stanford atau Harvard yang sama-sama menerimanya sebagai mahasiswa strata 2 atau S2.

Saat menjadi bintang tamu acara Catatan Najwa, Maudy mengisyaratkan pilihannya.

"Sekarang sih sebenarnya aku udah punya kecenderungan ke salah satu pilihan itu. Cuma mungkin nanti di-reveal-nya. Tapi sebetulnya udah milih," kata Maudy dalam saluran YouTube Najwa Shihab, seperti dikutip Kompas.com, Sabtu (23/3/2019).

Namun, bukan Najwa namanya jika tak berhasil membuat Maudy akhirnya membocorkan pilihan universitasnya. Saat ditanya pertimbangan mendaftar ke dua jurusan yang berbeda di kampus yang juga berbeda, Maudy langsung merasa pilihannya akan mudah ditebak.

Sebagai informasi, Maudy diterima di Jurusan Pendidikan Universitas Harvard dan juga lulus di Administrasi Bisnis Universitas Stanford.

"Ini kayaknya bakal bocor juga sih ha-ha-ha. Jadi aku sebenarnya awalnya dari dulu punya mimpi ambil MBA Stanford itu. Mimpi dari lulus S1 kali ya, mulai kepengin," kata Maudy.

Walaupun awalnya pesimistis setelah membaca pengalaman dan cerita-cerita orang tentang susahnya masuk Stanford, Maudy tetap memantapkan diri mendaftar ke sana.

Baca juga: Surat dari Universitas Harvard Wujudkan Impian Maudy Ayunda

Menurut pemain film Perahu Kertas ini, banyak hal spesial yang membuatnya tertarik mengenyam pendidikan lanjutan di Stanford.

"Karena sebenarnya teman aku ada beberapa yang lulusan situ dan dari cerita-cerita, mereka merasa berkembang dari pengalamannya dan aku memang tertarik ke bisnis juga dan teknologi. Terus deket dari Silicon Valey," ujar Maudy.

Karena ketatnya seleksi masuk Stanford, Maudy yang juga punya ketertarikan dalam bidang pendidikan memutuskan untuk mengambil 'cadangan'. Ia kemudian mencoba mendaftar ke Harvard untuk jurusan pendidikan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X