Serpihan Masa Lalu dan Unjuk Kekuatan dalam Teaser Gundala

Kompas.com - 13/04/2019, 07:15 WIB
Poster film Gundala, yang disutradarai oleh Joko Anwar Screenplay FilmsPoster film Gundala, yang disutradarai oleh Joko Anwar

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah produksi BumiLangit Studios dan Screenplay Films bekerjasama dengan Legacy Pictures telah merilis teaser trailer film adisatria Gundala.

Teaser arahan sutradara sekaligus penulis skenario Joko Anwar tersebut, menggambarkan serpihan masa kecil Sancaka yang diperankan oleh artis muda Muzakki Ramdhan.

Tampak sosok dua artis peran Rio Dewanto dan Marissa Anita memerankan kedua orangtua Sancaka. Rio yang memerankan ayah Sancaka menasihati anaknya.

"Kalau orang lain tidak mau memperjuangkan keadilan, bukan berati kita harus begitu juga, kan, Nak," demikian narasi yang diucapkan oleh Rio.

Baca juga: Perasaan Abimana Aryasatya Campur Aduk Saat Terpilih Perankan Gundala

Adegan berlanjut dengan memperlihatkan karakter Rio tergeletak bersimpuh darah. Hujan deras, sebilah pisau, dan kerumunan orang-orang mengelilingi jasad Rio.

Melompat ke adegan lain, terlihat sosok Sancaka dewasa yang diperankan oleh Abimana mengenakan pakaian petugas keamanan sebuah gedung percetakan. Kemudian terlihat Sancaka tersambar petir di suatu malam.

Adegan tersebut dilanjutkan dengan memperlihatkan Sancaka alias Gundala dengan kostum pahlawan supernya. Ia mengeluarkan petir dari tubuhnya saat menyerang musuhnya.

Sementara di sisi lain, masa kecil musuh Gundala, Pengkor, juga diungkap. Terlihat pula Pengkor dewasa yang diperankan oleh artis peran Bront Palarae menjadi musuh sesungguhnya Gundala.

Sancaka atau Gundala adalah tokoh komik rekaan Harya Suraminata yang muncul pertama kali dalam komik Gundala Putra Petir pada 1969.

Total 23 komik sudah diterbitkan oleh Harya sepanjang hidupnya. Kini hak cipta Gundala dipegang oleh Bumilangit, rumah bagi lebih dari 1.000 karakter komik Indonesia.

Baca juga: Menyimak 4 Fakta Film Gundala Karya Joko Anwar



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X