Rhoma Irama: Ridho Rhoma Bukan Pelaku Kriminal

Kompas.com - 15/04/2019, 14:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Raja dangdut Rhoma Irama merasa geram dengan keputusan Mahkamah Agung yang mengabulkan kasasi jaksa penuntut umum atas kasus yang menjerat anaknya, Ridho Rhoma.

Putusan tersebut menambah hukuman terhadap Ridho selama delapan bulan penjara setelah Ridho sebelumnya menjalani hukuman 10 bulan rehabilitasi.

Menurut Rhoma, Ridho bukanlah pelaku kriminal. Ia melihat kasus ini tidak adil dan beradab.

"Ridho bukan kriminal, tapi dipenjara. Orang sudah bebas mau dipenjara lagi, sudah sehat, sudah beraktivitas, kan tujuan negara menyembuhkan yang sakit, yang dipenjarakan yang berbuat kriminal," ujar Rhoma dalam jumpa pers di kediamannya di Jalan Pondok Jaya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019).

Baca juga: Ridho Rhoma Minta Penahanannya Ditunda

Rhoma menilai tidak ada keadilan untuk Ridho. Ia menyebut hukuman penjara sama saja menghancurkan Ridho lagi.

"Kami akan melakukan perlawanan secara hukum, PK (peninjauan kembali). Selebihnya kami serahkan kepada urusan pengadilan, dan masyarakat akan menilai nanti," ujar dia,

Kejaksaan Negeri Jakarta Barat sudah memberikan surat kepada tim penasihat Ridho untuk mengeksekusi Ridho pada Senin (15/4/2019). Namun, kata Rhoma, anaknya belum bisa memenuhi panggilan kejaksaan untuk dieksekusi ke penjara.

Rhoma beralasan, bahwa Ridho maupun kuasa hukumnya belum menerima surat putusan dari MA.

Sebelumnya, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Edy Subhan, mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan surat panggilan terhadap Ridho kepada tim penasehat hukumnya.

Edy mengatakan, panggilan tersebut merupakan panggilan pertama yang dilayangkan pihak kejaksaan.

Apabila Ridho mangkir dari panggilan tersebut, kejaksaan akan kembali melakukan pemanggilan hingga tiga kali sebelum dilakukan penjemputan paksa.

Baca juga: Rhoma Irama: Putusan MA kepada Ridho Rhoma Aneh bin Ajaib

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.