Film Dokumenter Diputar di BBJ, Susi Pudjiastuti Dijadwalkan Hadir

Kompas.com - 13/05/2019, 15:00 WIB
Bentara Budaya Jakarta bersama World Wild Fund (WWF) Indonesia memutar film seri lingkungan hidup Our Planet. Dok WWFBentara Budaya Jakarta bersama World Wild Fund (WWF) Indonesia memutar film seri lingkungan hidup Our Planet.
Penulis Ati Kamil
|
Editor Ati Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Film dokumenter mengenai lingkungan hidup kelautan berjudul Our Planet: How to Save Our Coastal Seas akan diputar di Bentara Budaya Jakarta (BBJ) pada Selasa, 14 Mei 2019, pukul 15.30-16.30 WIB.

Pemutaran film yang merupakan bagian dari film seri dokumenter Our Planet itu diadakan oleh Harian Umum Kompas bersama World Wide Fund for Nature-Indonesia (WWF-Indonesia) dan BBJ.

Pemutaran film tersebut akan dilanjutkan dengan diskusi Marine Protected Area, Fisheries & Eco-Tourism: A New Deal for People & Nature in Indonesia (Kawasan Konservasi Laut, Perikanan, & Ekowisata: Kesepakatan Baru untuk Alam dan Manusia di Indonesia) mulai pukul 16.30 WIB selama kira-kira satu jam.

Diskusi itu dijadwalkan akan dilangsungkan di tempat yang sama bareng Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti; Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Ninuk M Pambudy; dan CEO WWF-Indonesia, Rizal Malik.

Baca juga: Bentara Budaya: Film Lingkungan Hidup di Jakarta, Film Bertema Keluarga di Solo

Our Planet merupakan film seri dokumenter yang diproduksi dan ditayangkan di Netflix atas kerja sama WWF, Silverback Films, dan Netflix.

Episode-episode film tersebut mengangkat isu-isu tentang kekayaan hayati alam liar di Bumi; pengaruh perubahan-perubahan ekosistem, tak terkecuali akibat ulah manusia, terhadap lingkungan; serta upaya pencegahan dan perbaikan kerusakan ekosistem.  

Muatan episode-episode itu disampaikan lewat visualisasi yang menyentuh demi menanamkan kepedulian terhadap Bumi sebagai rumah kita bersama.

Baca juga: Tulus Berusaha Kurangi Penggunaan Plastik demi Lingkungan

Isi film Our Planet: How to Save Our Coastal Seas, dengan broadcaster dan sejarawan alam David Attenborough (93) sebagai narator, menekankan bahwa melindungi dan merawat wilayah-wilayah laut itu sangat penting.

Teknologi penangkapan ikan pada zaman modern cenderung berorientasi ke jumlah hasil tangkapan besar-besaran dan tak berpihak ke kelangsungan hidup dan perkembangbiakan ikan.

Dalam film tersebut dinyatakan bahwa sampai sekarang baru tujuh persen saja wilayah laut yang dilindungi dan dirawat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X