Solo Sajikan Serat Gandrung Asmara Karya Pakubuwono IX

Kompas.com - 19/05/2019, 12:16 WIB
Balai Soedjatmoko Solo Dok Bentara BudayaBalai Soedjatmoko Solo
Penulis Ati Kamil
|
Editor Ati Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pada Senin, 20 Mei 2019 dari pukul 19.30 WIB sampai selesai, Balai Soedjatmoko Solo akan menyuguhkan pembacaan dan pembahasan "Serat Gandrung Asmara".

"Serat Gandrung Asmara" merupakan bagian dari Serat Wira Iswara, salah satu karya besar Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoeboewono IX atau Sunan Pakubuwono IX.

Pakubuwono IX, yang lahir di Surakarta (Solo) pada 22 Desember 1830 dan meninggal dunia di Surakarta pada 16 Maret 1893 dalam usia 62 tahun, merupakan Raja Kesunanan Surakarta pada 1861-1893.

Baca juga: Keroncong Bale di Balai Soedjatmoko Solo Pentaskan Orkes Keroncong Puspa Arum

Serat Wira Iswara merupakan kumpulan karya Pakubuwono IX, yang di dalamnya ada antara lain "Serat Gandrung Asmara", "Serat Gandrung Turidha", "Serat Wulang Rajaputra", dan "Serat Wulang Putri".

Wira (wara atau warah) Iswara berarti ajaran atau petuah yang disampaikan oleh raja.

Mengacu ke isinya, Serat Wira Iswara bisa digolongkan sebagai karya sastra tutur atau sastra ajar.

Baca juga: Counter Attack di Balai Soedjatmoko

"Serat Gandrung Asmara" akan dibacakan dan dibahas dalam acara Macapatan Soedjatmakan (Macapatan Balai Soedjatmoko).

Serat itu berbicara tentang cinta kasih dan kasmaran seorang pria kepada seorang perempuan pujaannya. Dalam pengungkapan rasa tersebut terselip ajaran-ajaran luhur, antara lain tentang kesetiaan dan kejujuran.

Pakubuwono IX dalam menyampaikan ajaran atau petuahnya menggunakan banyak kata kuno, busananing basa (gaya bahasa), dan basa rinengga (bahasa yang disusun dan bernilai seni), sehingga enak dibaca dan mudah dipahami.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X