Parkiran Jazz #Indonesia Suarakan Persatuan dengan Kekuatan Musik

Kompas.com - 21/05/2019, 17:31 WIB
Aditya Ong Quartet tampil dalam acara Parkiran Jazz di Universitas Negeri  Sebelas Maret (UNS), Solo, Kamis (22/11/2018).TRIBUNSOLO.com/IMAM SAPUTRO Aditya Ong Quartet tampil dalam acara Parkiran Jazz di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Solo, Kamis (22/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Parkiran Jazz, acara musik jazz di Balai Soedjatmoko, Jalan Slamet Riyadi No 284, Sriwedari, Laweyan, Solo, kali ini akan mengangkat tema persatuan dengan judul #Indonesia.

Parkiran Jazz #Indonesia akan diadakan pada Kamis, 23 Mei 2019, dari pukul 19.30 WIB sampai selesai.

Baca juga: Penyanyi Jazz Amelia Ong Bawa Mentari ke Bentara Budaya Yogyakarta

Empat kelompok musik akan tampil. Mereka adalah Aditya Ong Qwartet; gitaris Ganggeng Yudana bersama Safina Nadisa, vokalis sekaligus gitaris duo blues-folk Jungkat Jungkit; The Frame; dan Coffee Jazz Project.

Mereka akan menyuguhkan lagu-lagu daerah dan nasional serta lagu-lagu lain yang bertema persatuan Indonesia.

Baca juga: Senin Malam Ini Gitaris Teguh Joyosantiko Isi Panggung Jazz Mben Senen

Tema #Indonesia dipilih terkait kondisi Indonesia sekarang sehubungan dengan Pilpres 2019 dan Pileg 2019. Karena para warganya berbeda pilihan dan berseberangan pendapat, Indonesia bagai terbelah.

Perang di media sosial menjadi bukti mengenai kondisi tersebut.

Media sosial, sayangnya, tidak "hanya" menjadi sarana untuk berkomunikasi secara efektif tak mengenal batas jarak dan waktu.

Media sosial, terkait pilihan politik, juga digunakan untuk saling menjelek-jelekkan, meluncurkan ujaran kebencian, dan mengumbar kabar bohong. 

Baca juga: Keroncong Bale di Balai Soedjatmoko Solo Pentaskan Orkes Keroncong Puspa Arum

Harus ada upaya untuk mengembalikan persatuan di Indonesia. Balai Soedjatmoko Solo bersama komunitas musik jazz Solo bernama Solo Jazz Society, melakukannya dengan menyerukan pesan persatuan Indonesia dengan kekuatan musik dalam acara Parkiran Jazz: #Indonesia.

#Indonesia mewakili identitas kita sebagai warga dan bangsa Indonesia.



PenulisAti Kamil
EditorAti Kamil
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X