Live-action Aladdin: Wajah Baru Dongeng Pemuda Miskin dan Jin Lampu Ajaib

Kompas.com - 23/05/2019, 13:55 WIB
Poster resmi film live-action Aladdin (2019).Disney Poster resmi film live-action Aladdin (2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - "A whole new world//A new fantastic point of view//No one to tell us no/ or where to go/ or say we're only dreaming".

Sepenggal lirik itu pastinya langsung mengingatkan kita pada dongeng asal Timur Tengah, Legenda 1001 Malam, Aladdin.

Setelah animasi klasik Aladdin dirilis pada 1992 lalu, Walt Disney Studios kembali menyuguhkan kisah Aladdin dan lampu ajaib melalui sebuah film live-action.

Aladdin bercerita tentang petualangan pemuda miskin yang berusaha menikahi Princess Jasmine, seorang putri dari Sultan penguasa Agrabah.

Kehidupan Aladdin dan Abu, seekor monyet yang selalu bersamanya, kemudian berubah begitu mereka bertemu dengan Genie, jin biru dari sebuah lampu ajaib.

Meski sebagian besar penonton sudah mengetahui jalan ceritanya, film drama musikal yang disutradarai oleh Guy Ritchie ini menyuguhkan sentuhan kekinian yang segar dan berbeda. Alur cerita Aladdin dalam film juga dibuat agak berbeda dari sebelumnya.

Meski ada sedikit perbedaan, film ini masih menekankan pesan-pesan moral tentang kejujuran, ketamakan, dan persahabatan. Terselip pesan tentang kekuatan perempuan yang tercermin dari sosok Jasmine yang pemberani.

Baca juga: 7 Reaksi Pertama tentang Film Live-action Aladdin

Kemunculan Will Smith sebagai Genie menghadirkan porsi komedi yang apik, chemistry antara Menna Massound sebagai Aladdin dan Naomi Scott sebagai Jasmine juga begitu terasa.

Menna dan Naomi benar-benar menunjukkan kualitas mereka saat berakting sekaligus bernyanyi dalam film Aladdin versi live-action ini.

Dari segi musik, penonton akan dimanjakan dengan paduan aransemen Timur Tengah dan musik hip hop.

Walaupun sajian visual CGI sedikit kasar pada tokoh yang bersifat 'khayalan' seperti permadani terbang dan harimau peliharaan Jasmine, namun semua itu tertutup oleh cerita dari keseluruhan film.

Karena ada beberapa adegan romantis, sepertinya para orangtua wajib mendampingi anak-anaknya saat menonton film yang mendapatkan kategori penonton semua umur ini.
 
Film live-action Aladdin sudah dapat disaksikan di bioskop seluruh Indonesia sejak Rabu 22 Mei 2019.

Baca juga: Ali Baba, Aladdin, dan Sinbad Hadir di Bentara Budaya Yogyakarta



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X