Rayakan Lebaran, Nissa Sabyan dan Siti Nurhaliza Berkolaborasi dalam Ikhlas

Kompas.com - 03/06/2019, 12:31 WIB
Nissa Sabyan, Siti Nurhaliza, dan Taufik Batisah berkolaborasi dalam lagu Ikhlas.Universal Music Indonesia Nissa Sabyan, Siti Nurhaliza, dan Taufik Batisah berkolaborasi dalam lagu Ikhlas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Momen Lebaran tahun ini menjadi lebih istimewa bagi penyanyi pendatang baru Nissa Sabyan.

Bagaimana tidak, pemilik nama lahir Khoirunnisa itu mendapat kesempatan berkolaborasi dengan Diva asal Malaysia, Dato Sri Siti Nurhaliza, dalam lagu perayaan Hari Raya Idul Fitri berjudul "Ikhlas".

Bukan cuma dengan Siti Nurhaliza, ada pula penyanyi ternama Singapura yang turut dalam kolaborasi tersebut, yakni Taufik Batisah.

"Saya mengambil kesempatan untuk menyanyikan 'Ikhlas' karena saya suka pesan singkat yang dinyanyikan dalam lagu ini, tulus dalam apa pun yang kita lakukan," kata penyanyi berusia 19 tahun itu dalam keterangan tertulis dari Universal Music Indonesia yang diterima Kompas.com, Senin (3/6/2019).

Lagu "Ikhlas" merupakan ciptaan Omar K dan Ikhwan Fatanna yang terinspirasi oleh tema kebersamaan pada Hari Raya. Konsep video musik "Ikhlas" akan membawa pendengar kembali ke waktu Nabi menampilkan keindahan alam dan merayakan harmoni antara manusia dan Sang Pencipta.

Baca juga: 6 Tahun Tak Menyapa, Siti Nurhaliza Sukses Hibur Penggemar di Indonesia

Lagu dan video musik "Ikhlas" telah dirilis secara eksklusif di Apple Music pada 31 Mei 2019 jelang Hari Raya Idul Fitri dan akan tersedia di semua platform musik lain pada 7 Juni 2019 mendatang.

"Saya sangat senang karena para penggemar akhirnya mendengar 'Ikhlas'. Ini adalah kolaborasi antara tiga negara yang bertujuan menyoroti keindahan Syawal. 'Ikhlas' juga merupakan pengingat bagi kita semua untuk selalu berterima kasih atas semua karunia terutama di bulan yang diberkati ini," ucap Siti Nurhaliza.

"Sungguh menakjubkan melihat tiga suara dan kepribadian yang berbeda bergabung dalam lagu ini. Walaupun kami semua berasal dari berbagai negara dan memiliki budaya yang berbeda, pada akhirnya, kita semua adalah manusia dan memiliki lebih banyak kesamaan daripada yang kita ketahui," timpal Taufik Batisah.

Baca juga: Nissa, Sabyan Gambus dan Kerinduan Spiritual

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X