Menghadirkan Kembali Lagu yang Ramah Anak lewat "Burung Parkit"

Kompas.com - 23/06/2019, 15:27 WIB
Aqeela Putri Alam atau yang akrab disapa Kila KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAAqeela Putri Alam atau yang akrab disapa Kila

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah era 90'an berlalu, hingga kini industri lagu anak belum juga pulih. Tak dimungkiri, anak-anak pun lebih suka menyanyikan lagu orang dewasa lantaran lagu yang mestinya dikonsumsi mereka cenderung pasif perkembangannya.

Kekhawatiran hilangnya lagu anak di dalam katalog anak-anak zaman sekarang menjadi fokus perhatian Bobby "BossA" selaku produser BRO's Music.

"Lagu anak sekarang ada kekosongan, kalupun ada tapi pergerakannya lambat," kata Bobby di Panggung Utama Wonderkids, Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (23/6/2019).

Menurut dia, mencipta lagu anak bukan perkara mudah. Kalaupun ada lagu anak, Bobby menyebutnya belum tentu memiliki lirik dan notasi musik yang ramah anak.

Baca juga: Lagu Anak Baby Shark Masuk Billboard Hot 100

"Kalau musik anak sebetulnya mencipta musik anak itu cukup sulit, makanya lagu anak cukup jarang. Padahal permintaan banyak. Membuat lagu anak itu cukup sulit baik dari lirik maupun notasi," ungkapnya.

Hal senada juga dilontarkan pelatih vokal Indra Aziz. Kurangnya pilihan lagu anak kerap membuat pelaku industri musik anak di televisi kebingungan saat menentukan lagu yang akan dinyanyikan kontestan lomba pencarian bakat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya lagi pegang program TV yang banyak anak-anaknya, itu selalu kebingungan (bawakan) lagu apa ya. Akhirnya dipilih lagu orang dewasa yang dimodifikasi," kata Indra.

Namun, kekhawatiran itu segera sirna setelah penyanyi cilik Kila yang masih berusia 9 tahun hadir dengan singel "Burung Parkit". Bobby menilai lagu yang dicipta oleh J Sarwono tersebut mudah dicerna dan memiliki lirik ramah anak.

"Sekarang gimana caranya membuat lagu anak yang easy listening, aku percaya 'Burung Parkit' ini bisa diterima, ramah buat anak dan ramah buat Kila (sebagai penyanyinya)," ujar Bobby.

Baca juga: Konser Dongeng Naura 3 Ajak Masyarakat Dengarkan Lagu Anak

"Memang kuping anak sekarang berbeda sama anak-anak zaman dulu. Anak sekarang suka banyak warna, banyak flavour, karena mereka sudah konsumsi YouTube, Spotify. Pas saya dengar 'Burung Parkit', buat yang senang detail lagu ini dapat banget," timpal Indra menambahkan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X