Produser Falcon Merinding Dipercaya Filmkan Dua Karya Pramoedya Ananta Toer

Kompas.com - 27/06/2019, 11:46 WIB
Produser dan para pemain film Perburuan dalam jumpa pers peluncuran poster di RBoJ Coffee, Warung Jati Barat, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanProduser dan para pemain film Perburuan dalam jumpa pers peluncuran poster di RBoJ Coffee, Warung Jati Barat, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah produksi Falcon Pictures mendapatkan kepercayaan untuk menggarap dua novel karya Pramoedya Ananta Toer ke dalam film, yakni Bumi Manusia dan Perburuan.

Produser Frederica tidak menyangka bahwa pihak keluarga Pram mempercayakan dua novel sekaligus. Padahal awalnya Falcon Pictures hanya membidik satu novel untuk difilmkan.

"Itu yang buat saya, kami merinding. Kami ditawarkan 'mau enggak produksi Bumi Manusia dan Perburuan?'," kata Frederica di RBoJ Coffee, Warung Jati Barat, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019).

Menurut Frederica, sejak 20 tahun lalu, sebenarnya sudah banyak rumah produksi film yang ingin memfilmkan karya-karya Pram. Mereka, kata Frederica, saling berebut.

"Dari 20 tahun akhirnya baru ada yang memproduksinya sekarang. Kami merinding sih dua sekaligus. Apalagi lisensi, izin, dan lain-lain enggak ada dibikin rumit sih," kata dia.

Cucu Pram, Angga Okta Rahman, membenarkan yang dikatakan Frederica. Angga mengungkapkan alasan pihak keluarga mempercayakan dua novel legendaris tersebut kepada Falcon Pictures.

"Pram memang agak keras juga. Berkali-kali bilang sama keluarga, beliau enggak mau karya pertamanya jika difilmkan dibuat oleh bangsa asing atau luar. Dia mau karyanya difilmkan oleh orang Indonesia. Itu yang kami pegang," kata Angga.

Baca juga: Adipati Dolken Sempat Merasa Terbebani Terima Film Perburuan

Adapun film Bumi Manusia yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan Perburuan oleh sutradara Richard Oh tayang berbarengan pada 15 Agustus 2019.

Frederica menambahkan bahwa pihaknya punya alasan kedua film tersebut tayang bersamaan. Ia menegaskan hal itu bukan masalah mencari untung atau rugi.

"Maksudnya, ini kan dua film dari satu rumah yang sama, jadi tujuannya bukan bersaing dan justru untuk memperlihatkan bahwa kita menghargai karya Pram," kata Frederica.

Baca juga: Ayushita Kaget Saat Baca Dialog Panjang Film Perburuan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X