Film Laga Indonesia Kian Bergelora

Kompas.com - 03/07/2019, 16:05 WIB
Sosok jagoan asli Indonesia, Gundala Putra Petir. Screenplay FilmsSosok jagoan asli Indonesia, Gundala Putra Petir.

KOMPAS.com - Industri perfilman Indonesia sedang menapaki masa kejayaannya. Seiring dengan itu, produksi film laga belakangan ini tak kalah eksis dari genre-genre lain.

Gelora film laga di Tanah Air bisa terlihat dari keberanian para sineas yang mulai melirik genre ini unjuk gigi di layar lebar.

Dimulai dengan film Merantau (2009), sebuah film arahan sutradara Gareth Evans, yang langsung melambungkan nama Iko Uwais ke industri perfilman di negeri ini.

Masih dengan sutradara yang sama, Iko kembali bermain dalam film The Raid: Redemption (2011) yang bercerita tentang perjuangan polisi membongkar  gembong narkoba. Kemudian berlanjut ke The Raid 2: Berandal (2014).

Baca juga: The Raid 2 Raih Trofi Trailer Terbaik dalam IFTA 2015

Selain Iko, muncul juga deretan nama aktor yang jiga berhasil mencuri perhatian pecinta film laga seperti Joe Taslim, Julie Estelle, Yayan Ruhiyan dan Cecep Arif Rahman.

Dua film Gareth itu boleh dibilang menjadi titik balik kebangkitan film aksi Indonesia. Selain diputar di berbagai festival film dunia, seri film The Raid juga masuk nominasi, bahkan menyabet penghargaan baik dalam dan luar negeri.

Masih segar dalam ingatan bahwa The Raid 2 pernah meraih penghargaan Best Trailer atau Trailer Terbaik versi Indonesia Film Trailer Award (IFTA) 2015.

Setelah itu, film laga tak pernah absen menghiasi layar lebar Indonesia di setiap tahunnya, mulai dari Java Heat (2013), Pendekar Tongkat Emas (2014) dan 3: Alif Lam Lim (2015).

Kemudian hadir nama duo sutradara Mo Brothers yakni Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel ikut meramaikan panggung laga Tanah Air dengan Headshot (2016).

Masih dibintangi oleh Iko Uwais dan pemeran lain seperti Chelsea Islan dan Zack Lee, Headshot mengisahkan seorang pria amnesia yang berubah menjadi pembunuh berdarah dingin ketika berhadapan dengan gembong narkoba.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X