Fairuz A Rafiq Minta Bantuan Komnas Perempuan soal Kasus Video "Ikan Asin"

Kompas.com - 08/07/2019, 16:39 WIB
Fairuz A Rafiq dan suaminya Sonny Septian didampangi kuasa hukumnya, Hotman Paris, ke Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanFairuz A Rafiq dan suaminya Sonny Septian didampangi kuasa hukumnya, Hotman Paris, ke Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Fairuz A Rafiq mengadu ke Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) pada hari ini Senin (8/7/2019).

Bersama suaminya, Sonny Septian, beserta kuasa hukumnya, Hotman Paris, Fairuz ingin meminta bantuan Komnas Perempuan berkait video " ikan asin" dari mantan suaminya, Galih Ginanjar

"Maksud kedatangan Fairuz ke sini membuat pengaduan atas dugaan penyebaran konten asusila. Kesimpulannya, Fairuz minta dukungan agar Komnas Perempuan menyurati polisi agar jangan main-main atas kasus ini," ujar Hotman di Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat.

Di dalam, lanjut Hotman, Fairuz langsung bertemu dengan dua orang komisioner Komnas Perempuan dan empat pejabat lainnya. Selama pemeriksaan tersebut, kata Hotman, Fairuz banyak menangis.

Fairuz juga membawa bukti berupa transkrip konten YouTube yang diduga melecehkannya. Hotman mengatakan, transkrip tersebut tidak ditambahi atau pun dikurangi meski video aslinya sudah dihapus oleh pemilik akun.

Baca juga: Soal Ikan Asin, Fairuz Ditemani Suaminya dan Hotman Paris ke Komnas Perempuan

Dari pertemuan tersebut, kata Hotman, Komnas Perempuan punya kesimpulan, yakni pasal-pasal yang diancam pelapor Fairuz sudah memenuhi syarat.

Adapun, ketiga terlapor adalah Galih Ginanjar yang diduga mengucapkan kata-kata tidak senonoh tentang Fairuz. 

Selain itu, ada pasangan suami-istri Pablo Benua dan Rey Utama yang mengunggah pernyataan Galih itu ke YouTube dan menyebarluaskannya.

Ketiganya dituduh melanggar Pasal 27 Ayat (1) juncto Pasal 45 Ayat (1) atau Pasal 27 Ayat (3) juncto Pasal 45 Ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Kesimpulan komisioner itu menurut mereka telah terpenuhi," kata Hotman.

Baca juga: Adukan soal Ikan Asin ke Komnas Perempuan, Fairuz A Rafiq Menangis

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X