Hotman Paris: Sebelum Jadi Tersangka Tertawakan Fairuz, Sekarang Memelas

Kompas.com - 11/07/2019, 15:56 WIB
Artis peran Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq beserta kuasa hukum Hotman Paris Hutapea saat melaporkan Galih Ginanjar ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019). Fairuz terlihat menangis saat melaporkan mantan suaminya terkait konten asusila. KOMPAS.com/IRA GITAArtis peran Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq beserta kuasa hukum Hotman Paris Hutapea saat melaporkan Galih Ginanjar ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019). Fairuz terlihat menangis saat melaporkan mantan suaminya terkait konten asusila.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Fairuz A Rafiq, Hotman Paris, menyindir perubahan sikap para terlapor kasus video "ikan asin" yang kini telah berstatus tersangka.

Mereka adalah mantan suami Fairuz, Galih Ginanjar, serta pasangan suami-istri Rey utami dan Pablo Benua.

"Saat kamu-kamu sebelum tersangka, kamu berkeliling tampil di berbagai TV infotainment tanpa ada rasa penyesalan," tulis Hotman di akun Instagram-nya, @hotmanparisofficial, seperti dikutip Kompas.com, Kamis (11/7/2019).
 
"Bahkan dengan teganya membuat dan memposting video viral di youtube yg mentertawakan Fairuz yang membuat Laporan Polisi," tambahnya.

"Menertawakan" yang dimaksud Hotman itu adalah sebuah video Insta Story milik Pablo Benua yang tertawa terpingkal-pingkal saat tahu Fairuz melaporkannya.

Baca juga: Galih Ginanjar Jadi Tersangka Kasus Ikan Asin, Hotman Paris Ucapkan Terima Kasih

 

Namun sekarang, lanjut Hotman, ketika polisi sudah menetapkan mereka menjadi tersangka, Pablo dan lainnya justru berubah sikap.

"Kenapa sesudah tersangka, sekarang sikapmu seolah-olah memelas??" tulisnya.

Hotman juga mengkritik kuasa hukum mereka yang terkesan lebih fokus mengomentari tentang dirinya di televisi ketimbang mencari bukti yang meringankan klien mereka.

"Sebelum jadi tersangka, kuasa hukumnya sibuk nyinyir diberbagai TV yang nyinyirin Hotman Paris sebelum kliennya jadi tersangka. Bahkan "dasi mahal Hotman Paris" pun di nyinyirin," tulis Hotman.

"Sementara tidak terdengar sama sekali argumentasi yg meringankan tuduhan terhadap kliennya tapi sibuk nyinyir..nyinyir..nyinyir.. termasuk mau laporin Hotman ke polisi. Bagaimana perasaanmu saat klienmu ditetapkan sebagai tersangka??" imbuhnya.

Sebelumnya, Hotman mendampingi Fairuz dan suaminya, Sonny Septian, melaporkan Galih, Rey, dan Pablo atas kasus video "ikan asin" ke Polda Metro Jaya pada Senin (1/7/2019).

Galih dalam sebuah video yang diunggah akun YouTube Rey dan Pablo, diduga menggunakan perumpamaan ikan asin saat membicarakan Fairuz.

Dalam kasus ini, istri Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari, juga telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Saat kamu-kamu sebelum tersangka, kamu berkeliling tampil di berbagai TV infotainment tanpa ada rasa penyesalan. Bahkan dengan teganya membuat dan memposting video viral di youtube yg mentertawakan Fairuz yang membuat Laporan Polisi. Kenapa sesudah tersangka, sekarang sikapmu seolah-olah memelas?? Sebelum jadi tersangka, kuasa hukumnya sibuk nyinyir diberbagai TV yang nyinyirin Hotman Paris sebelum kliennya jadi tersangka. Bahkan "dasi mahal Hotman Paris" pun di nyinyirin. Sementara tidak terdengar sama sekali argumentasi yg meringankan tuduhan terhadap kliennya tapi sibuk nyinyir..nyinyir..nyinyir.. termasuk mau laporin Hotman ke polisi. Bagaimana perasaanmu saat klienmu ditetapkan sebagai tersangka??

A post shared by Dr. Hotman Paris Hutapea SH MH (@hotmanparisofficial) on Jul 10, 2019 at 10:57pm PDT

Baca juga: Barbie Kumalasari Jelaskan Kronologi Penjemputan Galih Ginanjar di Hotel

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X