Penonton Ini Mengaku Tertipu Tiket We The Fest, Uang Rp 19 Juta Raib

Kompas.com - 20/07/2019, 11:56 WIB
Kolaborasi artis musik DEAN dan Rad Museum di We The Fest 2019 di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAKolaborasi artis musik DEAN dan Rad Museum di We The Fest 2019 di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).

"Dia bilang temen dia orang ismaya namanya jennifer, takut ngeluarin tiketnya jadi musti satu satu gabisa lamgsung sekaligus," tutur Diana.

"Meanwhile disitu udah ada 50orang lebih yang marah-marah grgr tiketnya gaada (selain gua dan tmeen temen gua). kita disuruh nunggu lagi, dia blg ‘tadi org ismayanya udah keluarin 10 TIKET GA’ dan gua udh mulai aneh dong??? akhirnya gua sama temen gua minta vib nya dituker GA," imbuhnya.

Rupanya, N yang menjual tiket juga terkena tipu oleh seseorang bernama Alda dan uang mereka belum diketahui ke mana perginya.

"Dan temen gua si N ini ngejelasin, ternyata dia cuman reseller bantu promotein jualannya si ALDA ( PELAKU ) dan yg punya temen ismaya itu si ALDA," tulis Diana.

"Terus akhirnya gua sama temen gua berdua balik lagi ketempat yang tadi. DAN TERNYATA UDH PADA RIBUT. si N blg katanya dia ( supplier alias ALDA ) nipu. duit kita orang buatbeli tiket dipake gatau kemana sama dia," sambungnya.

Diana pun berusaha mencari cara lain agar bisa tetap masuk ke tempat acara, sambil terus memantau perkembangan mengenai nasib uang mereka dari temannya N.

"Jadi waktu gua sama temen gua nonton konser, si alda sama cowonya ditanyain mulu sama korban” yg lain sampe disuruh kasih liat bukti transfer dia ke ismaya dari mutasi mbankingnya. TAPI NIHIL. malahan ada nya trasnferan dia belanja dkk," tulisnya.

Diana menuliskan pula bahwa kabar terakhir yang ia peroleh, temannya N dan orang-orang yang merasa tertipu tadi telah melaporkan si terduga pelaku penipuan ke Polsek Jakarta Pusat, pada Jumat malam.

Sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung, mengatakan belum bisa memastikan tentang laporan tersebut. Namun jika benar ada laporan, menurut dia, kemungkinan masih diproses di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK).

"Laporannya belum diterima reserse, masih di SPK kali ya. Kalau melapor biasanya di SPK, belum turun kali laporannya ke reserse," kata AKBP Tahan saat dihubung Kompas.com, Sabtu siang.

Baca juga: Tutup We The Fest 2019 Hari Pertama, Troye Sivan: Terima Kasih

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X