Polisi Pertimbangkan Cekal Mantan Bos YG Entertainment Yang Hyun Suk

Kompas.com - 22/07/2019, 16:29 WIB
Pendiri dan mantan bos YG Entertainment Yang Hyun Suk SoompiPendiri dan mantan bos YG Entertainment Yang Hyun Suk
Editor Kistyarini

Mereka juga mencapai harga terendah tahun lalu ketika harga saham turun menjadi 25.750 won atau Rp 305.086 pada awal hari perdagangan.

Yang Hyun Suk dicurigai menjadi perantara layanan prostitusi kepada investor asing pada September 2014, serta membawa perempuan yang "dipesan" bersama mereka dalam perjalanan ke Eropa pada Oktober tahun itu.

Diperiksa 9 jam

Pada 26 Juni 2019, pemegang saham terbesar di YG Entertainment itu diperiksa oleh polisi selama sembilan jam.

Dalam interogasi tersebut, Yang Hyun Suk menyatakan bahwa ia menghadiri pertemuan dengan seorang produser terkenal pada September 2014.

Pendiri YG Entertainment itu juga membantah semua kecurigaan lainnya.

Sementara MBN melaporkan bahwa selain Yang Hyun Suk, polisi juga menetapkan dua orang yang bekerja di sebuah perusahaan hiburan dewasa sebagai tersangka atas dugaan yang sama.

Seorang investor asing dan dua perempuan yang diduga melakukan layanan prostitusi juga telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pelacuran.

Dilaporkan bahwa setelah melihat laporan pengeluaran Yang Hyun Suk dan anggota staf YG dari acara tersebut pada September 2014, polisi menemukan bukti yang mengarah pada transaksi layanan prostitusi.

Selain itu, beberapa perempuan yang melakukan perjalanan ke Eropa bersama dengan para investor telah memberikan kesaksian yang pada dasarnya mengakui kecurigaan tersebut.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Soompi
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X