Kimi Hime: Saya Tidak Bisa Larang Anak-anak Tonton Konten YouTube Saya

Kompas.com - 25/07/2019, 10:47 WIB
Youtuber Kimberly Khoe alias Kimi Hime. YouTube/Kimi HimeYoutuber Kimberly Khoe alias Kimi Hime.

JAKARTA, KOMPAS.com - YouTuber game, Kimberly Khoe (29), mengatakan bahwa ia tidak bisa melarang anak-anak menonton konten yang dibuat olehnya pada akun Kimi Hime.

"Tentunya saya tidak bisa melarang anak-anak apabila mereka melihat konten saya," kata Kime dalam video berjudul "DEAR BAPAK PRESIDEN JOKO WIDODO...." yang dikutip Kompas.com pada kanal YouTube-nya, Kamis (25/7/2019).

"Di sini peran orangtua lebih diutamakan karena di sini peran orangtuanya harus mengawasi apa yang dimasukkan atau dicerna anak-anak mereka," sambung dia.

Kimi mengatakan bahwa konten-konten tayangan di YouTube tidak hanya dikonsumsi oleh anak-anak saja, melainkan untuk semua umur.

"Untuk anak-anak ada fitur YouTube Kids, di mana tayang di dalam hanya untuk anak-anak. YouTube semua umur dan golongan. Kami para konten kreator itu buat konten untuk menghibur," kata dia.

Baca juga: Polemik Konten YouTube Kimi Hime yang Dinilai Vulgar

Tangkapan layar akun Youtube Kimi Hime.Youtube Tangkapan layar akun Youtube Kimi Hime.
Terkait dengan kontennya yang dinilai vulgar hingga ada kontennya yang di-suspend oleh YouTube melalui permintan Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo), kata Kime, ia menyayangkannya.

"Jadi blokir bukan solusi. Blokir lebih tepatnya, mencegah tapi enggak bisa menangani. Di luar itu internet sudah berhubung dengan banyak hal," kata Kime.

Adapun berdasarkan data statistik usia penonton akunnya, rata-rata usia terbesar penonton akun Kime adalah di rentang 18-24 tahun dengan persentasi 50 persen.

"Total dari penonton saya itu yang dibawah umur, 13-17 tahun itu hanya di sekitar 16 persen. Jadi kalau misalkan faktanya penonton saya kebanyakan anak-anak, itu salah," kata Kime.

Baca juga: Konten YouTube Dinilai Vulgar, Kimi Hime Buka Suara



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X