Sri Sultan HB X Maknai Nilai-nilai dalam Film Bumi Manusia

Kompas.com - 14/08/2019, 12:27 WIB
Artis peran Iqbaal Ramadhan sebagai Minke dalam film Bumi Manusia. Film produksi Falcon Picture itu disutradarai oleh Hanung Bramantyo.Instagram/Hanung Bramantyo Artis peran Iqbaal Ramadhan sebagai Minke dalam film Bumi Manusia. Film produksi Falcon Picture itu disutradarai oleh Hanung Bramantyo.

YOGYAKARTA,  KOMPAS.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X memaknai nilai-nilai yang terkandung dalam film Bumi Manusia.

Sultan bersama sang istri, GKR Hemas menonton premiere film Bumi Manusia di XXI Empire, Yogyakarta, Selasa (13/8/2019) malam.

Setelah menonton film tersebut selama tiga jam, Sultan justru lebih tertarik membahas nilai cerita ketimbang adegan per adegan.

Baca juga: Pujian untuk Bumi Manusia dan Puncak Karier Hanung Bramantyo

"Dari cerita itu, kita tahu bagaimana kedalaman nilai, bagaimana seseorang membuat aturan hukum, menghargai orang dilihat dari warna kulit, penjajah dan dijajah. Jadi memang kompleks sekali mewarnai hidup seseorang," kata Sultan di XXI Empire, Yogyakarta, Selasa malam.

Dari cerita Bumi Manusia, Sultan dan penonton lainnya jadi memahami arti penjajahan serta keadilan yang dapat ditafsirkan sendiri tanpa ada kepastian.

"Cerita itu memberikan nilai yang sangat dalam untuk kita pahami di dalam konteks untuk membangun persaudaraan, pertemanan, menghargai sesama, keadilan dan sebagainya yang sebenarnya universal menjadi sesuatu yang akhirnya tidak universal karena perbedaan," ujarnya.

Baca juga: Jalan Panjang Film Bumi Manusia, 20 Tahun Lalu Pramoedya Ananta Toer Tolak Hanung Bramantyo

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat menghadiri gala premiere film Bumi Manusia di XXI Empire, Yogyakarta, Selasa (13/8/2019) malam.kompas.com/KURNIASARI AZIZA Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat menghadiri gala premiere film Bumi Manusia di XXI Empire, Yogyakarta, Selasa (13/8/2019) malam.
Selain itu, ia juga mengapresiasi Sutradara Bumi Manusia Hanung Bramantyo yang lebih cermat dalam penataan kostum, pencahayaan, pengambilan angle hingga membuat sebuah film lebih nyaman ditonton.

"Harapan saya film ini menjadi unggul. Semoga semua yang keluar dari bioskop merasa puas, bukan hanya karena sekadar cerita, tetapi perlu juga film Indonesia agar terus maju," kata Sultan.

Hal senada juga disampaikan Hanung Bramantyo.

Baca juga: Premiere Bumi Manusia, Penonton: Kok Iqbaal Enggak Datang Tho, Mbak?

"Beliau (Sultan) mengatakan kepada saya, film ini lbh cermat dari film-film sebelumnya, film ini terlihat ditata serius dan (dilakukan) riset betul," ujar Hanung. 

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X