Reaksi Dian Sastro Jadi Dewi Api di Jagat Bumilangit

Kompas.com - 19/08/2019, 10:45 WIB
Aktris Dian Sastrowardoyo saat ditemui dalam jumpa pers di kawasan CBD Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2018). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAAktris Dian Sastrowardoyo saat ditemui dalam jumpa pers di kawasan CBD Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Dian Sastrowardoyo ambil peran dalam film-film Jagat Sinema BumiLangit yang berisi para karakter jagoan Indonesia.

Dian memerankan karakter Dewi Api. Dian mengaku, senang bisa terlibat dalam produksi film JSB.

"Aku senang banget bisa jadi bagian dari Jagad Sinema Bumilangit ini. Karena menurut aku Indonesia lagi perlu-perlunya nih cerita yang seperti ini, yang seperti superhero, pahlawan," kata Dian di Atrium Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (18/8/2019).

Terkait karakter Dewi seperti apa, Dian tidak bisa bercerita panjang lebar. Ia akan menjelaskannya setelah film di mana karakter Dewi Api ada siap dirilis.

Terlepas dari karakternya, kata Dian, Indonesia kaya dengan inventaris cerita bergambar yang dibuat para komikus BumiLangit.

Baca juga: Mengenal Jagat Bumilangit, Gudangnya Para Jagoan Indonesia

Menurut dia, saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengenalkan karakter jagoan kepada masyarakat Indonesia lewat wadah layar lebar.

"Sepertinya ini adalah waktu yang tepat masyarakat Indonesia sadar akan kekayaan budayanya sendiri. Aku senang itu di Bumilangit bisa mengembangkan karakternya sesuai budaya sendiri, jadi benar-benar asli Indonesia," kata Dian.

"Aku juga pengin banget makin menyelami budaya kita sendiri, mudah-mudahan dengan mengikuti project ini, aku bisa makin dalam lagi memahami seluk beluk kekayaan cerita-cerita dulu dan budaya kita," sambung dia.

Baca juga: Setelah Gundala, Bumilangit Umumkan 7 Film Jagoan Barunya

Selain nama Dian yang diumumkan sebagai pemeran karaker jagoan dari JSB, nama-nama artis kelas kakap lainnya juga dimumkan.

Mereka adalah Abimana Aryasatya (Gundala), Chicco Jerikho (Godam), Pevita Pearce (Sri Asih), Chelsea Islan (Tira), dan Tara Basro (Merpati), Asmara Abigail (Desti Nikiti), Hannah Al Rashid (Camar), Kelly Tandiano (Bidadari Mata Elang), dan Joe Taslim (Mandala).

Selain itu, ada Vanesha Prescilla (Cempaka), Della Dartyan (Nila Umaya), Ario Bayu (Ghani Zulham), Bront Palarae (Pengkor), Lukman Sardi (Ridwan Bahri), Daniel Adnan (Tanto Ginanjar), Tatjana Saphira (Mustika Sang Kolektor), Zara JKT48 (Virgo), Dian Sastrowardoyo (Dewi Api), dan Nicholas Saputra (Aquanus).

Baca juga: Bertabur Bintang, Jagat BumiLangit Hadirkan Nicholas Saputra hingga Zara JKT48

BumiLangit dimulai sejak Letusan Toba 75.000 SM. Jagat BumiLangit terbagi atas empat era yaitu Era Legenda, Era Jawara, Era Patriot, dan Era Revolusi.

Era Jawara adalah eranya para pendekar, mereka ada di masa kerajaan Nusantara. Jagat Jawara memiliki 500 karakter dengan 50 judul komiknya yang telah diterbitkan. Di antaranya ada Si Buta Dari Gua Hantu dan Mandala.

Sedangkan Era Patriot adalah era para jagoan. Mereka ada di masa saat ini. Jagat Patriot terdiri dari 700 karakter dan 110 judul komiknya, yang telah diterbitkan dan dijual.

Sepanjang sejarahnya komik-komik ini telah terjual lebih dari dua juta eksemplar dan dibaca oleh lebih dari sepuluh juta orang.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X