Mengenal Merpati, Jagoan yang Diperankan Tara Basro di Gundala

Kompas.com - 04/09/2019, 12:41 WIB
Tara Basro saat ditemui dalam peluncuran trailer film Gundala di CGV FX Sudirman, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/7/2019). KOMPAS.com/IRA GITATara Basro saat ditemui dalam peluncuran trailer film Gundala di CGV FX Sudirman, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Film Gundala yang tayang pada 29 Agustus 2019 disambut dengan antusias para penikmat film Indonesia.

Di balik cerita dan kekuatan super Sancaka alias Gundala. Rupanya, ada hal menarik lain dari film Gundala, yakni sosok Wulan.

Wulan adalah karakter dalam versi komik Gundala Putera Petir yang rilis pada 1969. Wulan nantinya akan menjadi Merpati, salah satu pahlawan super.

Dalam versi filmnya, Merpati diperankan oleh artis peran Tara Basro. Seperti apa sosok Merpati pada versi komik dan film serta Tara yang memerankannya?

Baca juga: Produser: Film Gundala Banyak Kuncian dan Mr X

1. Asal muasal
Wulan alias Merpati pertama kali muncul dalam komik Gundala yang berjudul Pangkalan Pemusnah Bumi yang rilis pada 1977.

Nama aslinya adalah Sedhah Esti Wulan. Kisahnya, suatu hari Sedhah jatuh ke jurang saat berusaha menolong ayahnya.

Namun, ia diselamatkan oleh segerombolan merpati yang membawanya ke hadapan ratu merpati, Doves.

Sedhah dimasukkan ke dalam suatu ramuan ajaib yang menjadikannya sebagai Merpati, pahlawan wanita pembela kebenaran. Merpati kemudian dikenal sebagai kekasih dari Gundala.

Baca juga: (REVIEW) Gundala: Bicara Patriot dan Gerbang Pembuka Jagat Bumilangit

2. Profesi
Karakter Wulan dalam versi komik dan filmnya lewat Gundala berbeda. Versi komik, Wulan alias Merpati digambarkan sebagai seorang wartawati yang cerdas dan memiliki kemampuan beladiri.

Sedangkan dalam versi filmnya, Wulan digambarkan sebagai perawat dan tidak memiliki kemampuan bela diri.

Wulan versi film digambarkan pula sebagai aktivitis yang membela keadilan bagi warga sebuah pasar dari penindasan para preman.

Baca juga: Setelah Gundala, Bumilangit Umumkan 7 Film Jagoan Barunya

3. Kekuatan

Wulan memiliki tinggi 167 centimeter dan berat 59 kilogram. Ia memiliki rambut yang terurai panjang.

Kostum pahlawan super Merpati bertuliskan huruf M di dadanya. Mahkota di kepalanya berbentuk burung merpati.

Merpati memiliki kemampuan terbang dan indra navigasi super. Ia mempunyai kekuatan tenaga setara dengan 20 laki-laki dewasa.

Namun, dalam poster karakter yang dirilis Jagat Sinema Bumilangit (JSB) pada versi filmnya, kostum karakter Merpati tanpa menggunakan mahkota berbentuk burung merpati.

Rambut Merpati pun pendek sebahu dengan kostum berwarna putih berikut jubahnya.

Jagoan asal Indonesia Gundala akan diputar di Toronto International Film Festival 2019 di Toronto, Kanada, pada September mendatang.Screenplay Films/Legacy Pictures Jagoan asal Indonesia Gundala akan diputar di Toronto International Film Festival 2019 di Toronto, Kanada, pada September mendatang.

4. Kisah cinta dengan Sancaka

Dalam versi komik, Merpati alias Wulan bertemu dengan Gundala alias Sancaka dalam komik Pangkalan Pemusnah Bumi (1977).

Kisah cinta mereka terjadi dalam komik Pengantin Buat Gundala (1977). Kisahnya, Merpati berhasil mengejar para penculik ayahnya dan bertemu Gundala. Keduanya saling jatuh cinta dan menikah.

Sedangkan dalam versi film, pertemuan Sancaka dan Wulan terjadi di rumah susun. Kejadian-kejadian kecil membuat Wulan terpikat dengan Gundala. Namun, Gundala belum menyadarinya.

Baca juga: Tara Basro Tidak Kikuk Bertemu Abimana Aryasatya lewat Gundala

Tara Basro berfoto di depan jejeran kaldera Tengger, di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Tara Basro berfoto di depan jejeran kaldera Tengger, di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018).

5. Belajar silat

Tara Basro didapuk memerankan karakter Merpati dalam film Gundala karya sutradara Joko Anwar. Tara rupanya sudah mengincar Merpati sejak awal film Gundala akan diproduksi.

Saat diterima bermain, Tara menganggap ini sebagai sebuah kehormatan besar untuknya.

Demi memperdalam karakternya, Tara tidak main-main. Ia belajar bela diri bersama koreografi Cecep Arif Rahman dari perguruan Panglipur.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X