Terjerat Narkoba, Roro Fitria Dapat Remisi 3 Bulan di Hari Kemerdekaan

Kompas.com - 05/09/2019, 18:29 WIB
Roro Fitria tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis 913/9/2018), untuk menjalani sidang kasus narkotika yang menjeratnya. KOMPAS.com/ANDIKA ADITIARoro Fitria tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis 913/9/2018), untuk menjalani sidang kasus narkotika yang menjeratnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus narkoba Roro Fitria mendapatkan remisi tiga bulan penjara pada Hari Kemerdekaan RI yang ke-74.

"Ya alhamdulillah saya dapat tiga bulan untuk tahun ini, karena ini tahun kedua saya," kata Roro di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019).

Roro Fitria dijatuhi hukuman empat tahun penjara dan denda Rp 800 juta oleh Majelis Hakim PN Jakarta Selatan.

Baca juga: Alasan Roro Fitria Ajukan PK Kasus Narkoba ke PN Jaksel

Roro Fitria terbukti melanggar Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Roro sendiri saat ini sudah menjalani hukuman selama 1 tahun 8 bulan di Lembaga Permasyarakatan (LP) Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Artinya, masa hukuman Roro tersisa 25 bulan jika dikurangi remisi tiga bulan.

Baca juga: Roro Fitria Jadi Instruktur Tari Selama Dipenjara karena Kasus Narkoba

Namun, Roro ingin hukumannya lebih ringan. Ia pun mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas vonis PN Jakarta Selatan.

Roro Fitria merasa bukan sebagai pengedar terkait Pasal 112 yang dijatuhkan oleh majelis hakim. Lewat PK tersebut, Roro berharap ada perubahan pasal sehingga hukumannya bisa diperingan.

"Memang saya terbukti bersalah memesan, saya menguasai berarti saya memesan dulu baru memakai. Jadi, membeli lalu dipakai bersama-sama WH, fotografer saya," kata Roro Fitria.

Baca juga: Roro Fitria: Memang Saya Terbukti Bersalah Pesan dan Memakai Narkoba

"Sebelumnya terbukti Pasal 112, menguasai. Menguasai itu tujuannya adalah untuk digunakan. Jadi, menurut kami pasal 127 yang tepat digunakan," kata Fedhli Faisal selaku kuasa hukum Roro.

Roro Fitria ditangkap pada 14 Februari di kediamannya yang terletak di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X