5 Penjelasan Seputar Penundaan Konser D'MASIV

Kompas.com - 06/09/2019, 10:41 WIB
Rai, Rama, Wahyu, Kiki dan Rian yang tergabung dalam grup band DMASIV dalam jumpa pers Konser DMASIV #loveconcert yang digelar di Hard Rock Cafe, SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Rai, Rama, Wahyu, Kiki dan Rian yang tergabung dalam grup band DMASIV dalam jumpa pers Konser DMASIV #loveconcert yang digelar di Hard Rock Cafe, SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Konser grup band D'MASIV yang bertajuk LOVE CONCERT pada tanggal 6 September 2019 mendatang ditunda menjadi 6 Desember 2019.

Konser ini semula akan digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat.

Pengumuman pertama kali diumumkan pada Kamis (5/9/2019), melalui akun Instagram GUDlive, @gudlive.id, selaku promotor.

1. Alasan ditunda belum jelas

Berkait penyebab konser terpaksa ditunda, pihak penyelenggara dan D'MASIV belum bisa mengungkapkan penyebabnya.

Baca juga: Konser DMASIV #LoveConcert Ditunda

Bimo Nugroho selaku Program Director dari GUDlive sebagai promotor mengatakan pihaknya berjanji akan menjelaskan lebih lanjut mengenai penundaan tersebut.

Sementara, pihak D'MASIV juga melontarkan hal yang tak jauh berbeda.

Menurut Sisil manajer D'MASIV, semua pihak yang terlibat ingin membahas bersama terlebih dahulu berkait penundaan ini.

2. Fokus refund tiket

Bimo mengatakan pihaknya saat ini lebih fokus untuk mengurus proses refund tiket ketimbang menyampaikan penjelasan kendala yang membuat konser ditunda.

Saat ini, proses refund tiket segera dilakukan oleh pihak Blibli selaku exclusive ticketing partner dari D’Masiv#LOVECONCERT.

Baca juga: Agensi DMASIV: Konser Hanya Ditunda Bukan Dibatalkan

Adapun ketentuan teknis refund-nya pihak GUDlive akan menjelaskannya melalui akun media sosial GUDlive atau bisa juga menghubunginya via email info@gudlive.net.

Rai, Rama, Wahyu, Kiki dan Rian yang tergabung dalam grup band DMASIV dalam jumpa pers Konser DMASIV #loveconcert yang digelar di Hard Rock Cafe, SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Rai, Rama, Wahyu, Kiki dan Rian yang tergabung dalam grup band DMASIV dalam jumpa pers Konser DMASIV #loveconcert yang digelar di Hard Rock Cafe, SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).

3. Agensi pastikan hanya ditunda bukan dibatalkan

Agensi grup band D'MASIV memastikan konser pertama D'MASIV bertajuk #LOVECONCERT yang semula akan digelar pada tanggal 6 September 2019 mendatang, hanya ditunda bukan dibatalkan.

Hal itu ditegaskan oleh Robert, selaku perwakilan dari Ekploitasi Musik, agensi band D'MASIV dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (5/9/2019).

Penegasan ini untuk menjawab keraguan para penggemar.

Baca juga: Konser Ditunda, DMASIV Khawatirkan Penonton dari Luar Kota

4. D'MASIV pikirkan penonton

Meski merasa kecewa, D'MASIV malah lebih khawatir terhadap penonton yang sudah datang dari berbagai wilayah.

"Cuma makanya sekarang ini ditambah lagi ada beberapa Masivers sama penonton yang sudah datang dari luar kota dan luar negeri juga ada, yang sudah sampai habis itu mereka jadi pada kecewa kan," ucap Sisil kepada Kompas.com, Kamis (5/9/2019).

"Ya jadi sudah beli tiket, sudah pesan hotel," sambungnya.

Baca juga: Konser Ditunda, DMASIV Akan Adakan Pertemuan dengan Penggemar

5. D'MASIV gelar pertemuan dengan penggemar

D'MASIV berinisiasi menggelar pertemuan dengan para penggemar untuk mengobati rasa kecewa lantaran sudah datang dari berbagai daerah, namun konser justru dibatalkan.

Rencananya, pertemuan akan digelar di Food Update, sebuah restoran di kawasan Ciledug, Tangerang Selatan, pada Jumat (6/9/2019) hari ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X