Ringgo Agus Rahman: Anak Generasi Saya Ingin Pintar seperti Habibie

Kompas.com - 11/09/2019, 21:25 WIB
Ringgo Agus Rahman ditemui dalam acara screening film Keluarga Cemara dan jumpa pers Jogja-Netpac Asian Film Festival 2018 di Plaza Indonesia XXI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018). KOMPAS.com/IRA GITARinggo Agus Rahman ditemui dalam acara screening film Keluarga Cemara dan jumpa pers Jogja-Netpac Asian Film Festival 2018 di Plaza Indonesia XXI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Ringgo Agus Rahman turut berbelasungkawa atas wafatnya Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie.

Ucapan itu ia unggah dalaam story akun instagram-nya, @ringgoagus.

Dalam unggahannya, Ringgo mengatakan, semua anak di generasi seusianya begitu mengidolakan sosok BJ Habibie yang pintar.

Baca juga: Produser: Pak Habibie Happy Nonton Teaser dan Trailer Film Habibie & Ainun 3

"Selamat jalan Pak BJ Habibie... Idola semua anak di generasi saya ingin pintar seperti Pak Habibie," kata Ringgo dalam akun @ringgoagus seperti dikutip Kompas.com, Rabu (11/9/2019).

Semasa hidupnya, BJ Habibie tercatat pernah beberapa kali menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi Kabinet Pembangunan dalam masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Karena keahliannya di bidang teknik, terutama teknologi dirgantara, Habibie juga memiliki gelar Prof Dr Ing yang disandangkan di bagian awal namanya.

Baca juga: Melanie Subono: Terbayang, Habibie Sedang Bersama Ainun Sekarang

Sebelumnya, Putra Presiden ketiga RI Bacharudin Jusuf Habibie, Thareq Kemal Habibie, mengonfirmasi meninggalnya sang ayah.

Unggahan Instagram Story Ringgo Agus Rahman yang turut berbela sungkawa atas wafatnya Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie. Instagram @ringgoagus Unggahan Instagram Story Ringgo Agus Rahman yang turut berbela sungkawa atas wafatnya Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie.
Thareq mengatakan, sang ayah meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi, salah satunya adalah pada jantung.

Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Baca juga: Aktingnya Pernah Dipuji Habibie, Pandji Pragiwaksono Merasa Kehilangan

Sebelum meninggal, keluarga dekat sudah berkumpul di RSPAD Gatot Soebroto, tempat Habibie dirawat.

FOTO DOKUMENTASI. Presiden ke-3 RI sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI)  BJ Habibie tertawa saat pembukaan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Tahun 2017 di Istana Kepresidenan Bogor, Jakarta, Jumat (8/12/2017). Habibie berharap peran ICMI bersama pemerintah dapat mengembalikan Pancasila sebagai pandangan hidup bisa diakumulasikan dalam kehidupan bermasyarakat melalui pembangunan yang pro-rakyat atau ekonomi pasar Pancasila.ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI FOTO DOKUMENTASI. Presiden ke-3 RI sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) BJ Habibie tertawa saat pembukaan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Tahun 2017 di Istana Kepresidenan Bogor, Jakarta, Jumat (8/12/2017). Habibie berharap peran ICMI bersama pemerintah dapat mengembalikan Pancasila sebagai pandangan hidup bisa diakumulasikan dalam kehidupan bermasyarakat melalui pembangunan yang pro-rakyat atau ekonomi pasar Pancasila.
Adapun, Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.

Keponakan Habibie, Rusli Habibie, menyebutkan bahwa seluruh keluarga dekat sudah dipanggil dan berkumpul di Paviliun Kartika, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Baca juga: BJ Habibie Wafat, Rilis Teaser Poster Habibie & Ainun 3 Ditunda?

Selama masa perawatan, Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X