B.I Eks iKON Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Kasus Narkoba

Kompas.com - 18/09/2019, 07:15 WIB
Eks leader sekaligus rapper boyband iKON, Kim Hanbin atau B.I SoompiEks leader sekaligus rapper boyband iKON, Kim Hanbin atau B.I

KOMPAS.com - Mantan leader boyband iKON, B.I ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba tahun 2016. 

Penetapan B.I sebagai tersangka dilakukan setelah pemilik nama lengkap Kim Hanbin tersebut menjalani pemeriksaan selama 14 jam pada Selasa (17/9/2019) di Kantor Polisi Provinsi Gyeonggi Selatan.

Dalam pemeriksaan tersebut, B.I mengakui beberapa dugaan terkait pembelian serta konsumsi ganja dari seseorang berinisial A. 

Baca juga: Kasus Narkoba, Polisi Periksa B.I Eks iKON Pekan Depan

"Saya minta maaf karena telah menimbulkan kecaman di masyarakat," kata B.I usai menjalani pemeriksaan, seperti dilansir dari Soompi.

B.I diduga melanggar Undang-Undang tentang Pengendalian Narkotika.

Pihak kepolisian segera melimpahkan kasus tersebut ke kejaksaan.

Baca juga: Kasus Narkoba B.I Eks iKON Diselidiki Ulang, Tagar #JusticeFor131 Jadi Trending

Setelah pemeriksaan A dan B.I, Pendiri YG Entertainment, Yang Hyun Suk direncanakan juga diperiksa terkait kasus ini.

Yang Hyun Suk diduga mengintimidasi A serta menghalangi penyelidikan polisi.

Selain menjual narkoba, A juga yang mengungkapkan kasus ini pertama kali ke publik.

Baca juga: 3 Bulan Tanpa Kabar, Polisi Akhirnya Lanjutkan Penyelidikan Kasus Narkoba B.I Eks iKON

Kasus narkoba yang menjerat B.I ini sebenarnya merupakan kasus tahun 2016.

Namun, saat itu, kasus dihentikan karena tidak ada bukti yang cukup.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Soompi
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X