Hotman Paris: Kalau Cuma Ditegur Wajarlah, Rating-nya Membubung Tinggi

Kompas.com - 01/10/2019, 19:44 WIB
Potongan gambar dari video saat artis Nikita Mirzani marah-marah ke pengacara Elza Syarief di acara Hotman Paris Show. Bidik layar YouTube Hotman Paris ShowPotongan gambar dari video saat artis Nikita Mirzani marah-marah ke pengacara Elza Syarief di acara Hotman Paris Show.

JAKARTA, KOMPAS.com - Advokat yang juga pembawa acara Hotman Paris tak ambil pusing saat Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI) menghentikan sementara program asuhannya, Hotman Paris Show.

"Bukan gue yang ditegur. Tanya iNews dong. Cuma ditegur doang kenapa sih. Berarti Hotman Paris Show-nya hebat," ujar Hotman saat dihubungi wartawan, Selasa (1/10/2019).

Menurut Hotman, teguran itu wajar diterima mengingat program talk show itu memiliki trating yang tinggi.

"Kalau cuma ditegur wajarlah, rating-nya membubung tinggi. Rating-nya super tinggi dan disukai begitu banyak masyarakat indoensia. Mengenai KPI, urusan iNews dengan KPI, bukan saya pribadi," kata Hotman lagi.

Teguran dari KPI itu diikuti dengan sanksi larangan mengudara sebanyak dua episode.

"Ah cuma dua episode... saya anggap cuti," ujar Hotman.

Sebelumnya, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat memutuskan untuk menghentikan sementara program televisi Hotman Paris Show yang dipandu pengacara Hotman Paris.

Sanksi yang diberikan lewat surat keputusan KPI Pusat nomor 451/K/KPI/31.2/09/2019 tersebut, terkait Hotman Paris Show edisi 29 Agustus 2019 pukul 21.24 WIB.

Baca juga: Nikita Mirzani Bentak Elza Syarief, KPI Hentikan Sementara Hotman Paris Show

Dalam tayangan tersebut Nikita Mirzani tampak memarahi pengacara Elza Syarief yang hadir sebagai bintang tamu.

"Menetapkan keputusan Komisi Penyiaran Indonesia Pusat tentang sanksi administratif penghentian sementara program siaran Hotman Paris Show di stasiun iNews," demikian bunyi surat keputusan tersebut seperti dikutip Kompas.com, Selasa (1/10/2019).

"Sanksi administratif penghentian sementara pada program siaran Hotman Paris Show, yakni dua kali penayangan, yang waktu pelaksanaannya ditetapkan dalam berita acara penyampaian keputusan," lanjut surat tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X