Fans Jangan Berantem! Raisa dan Isyana Sarasvati Sepakat Tak Sikut-sikutan

Kompas.com - 07/10/2019, 23:11 WIB
Penyanyi Isyana Sarasvati dan Raisa saat ditemui di jumpa pers kampanye #TakTerhentikan di Ecology, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Penyanyi Isyana Sarasvati dan Raisa saat ditemui di jumpa pers kampanye #TakTerhentikan di Ecology, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Seringnya Isyana Sarasvati dibanding-bandingkan dengan Raisa sempat keduanya risih.

Bahkan penggemar Isyana Sarasvati dan Raisa sempat saling berseteru.

"Karena ini tuh sudah jadi budaya ya untuk saling sikut-sikutan, menjatuhkan, terus fans berantem. Itu tuh sangat-sangat tidak perlu," ujar Raisa saat ditemui di jumpa pers kampanye #TakTerhentikan di Ecology, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019).

Baca juga: Isyana Sarasvati Pernah Ragu Jadi Penyanyi Pop

Menurut Raisa, kesuksesan bukanlah milik satu orang saja. Selain itu, lanjut dia, untuk meraih sukses, tidak harus menjatuhkan orang lain.

"Jadi itu sih, aku kayak pengin mematahkan bahwa cuma ada tempat buat satu orang. Sukses tuh cuma buat satu orang, enggak. Bisa saja nomor satunya itu banyak. Kayak itu bukan sesuatu yang harus kita sikut-sikutan untuk nyampeinnya," kata Raisa.

Melihat hal itu, Raisa berpikir bahwa dirinya dan Isyana Sarasvati harus bertindak.

Baca juga: Resep Isyana Sarasvati, Agar Tetap Semangat Saat Gagal

"Dan sebelum itu menjadi berlarut-larut, sebelum (menjadi) snow ball, jadi kita patahkan saja langsung," kata Raisa.

"Klimaksnya kita patahkan dengan membuat singel. Untuk empowering," ujar Isyana Sarasvati.

Dari situlah kemudian terlahir singel "Anganku Anganmu" yang menyatukan Raisa dan Isyana Sarasvati.

Baca juga: Isyana Sarasvati: Pas SMP dan SMA, Aku Sukanya Main Bukan Make Up

"Makanya pas waktu itu kita memutuskan untuk buat singel duet, itu salah satu alasannya sih. Kami enggak pengin jadi budaya," ujar Raisa.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X