Gempa Maluku Bikin Trauma, Glenn Fredly: Bayangkan Tiap Waktu Terjadi di Jakarta

Kompas.com - 11/10/2019, 20:31 WIB
Penyanyi Glenn Fredly tampil dalam Pekan Kebudayaan Nasional di istora Senayan Jakarta, Jumat (11/10/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPenyanyi Glenn Fredly tampil dalam Pekan Kebudayaan Nasional di istora Senayan Jakarta, Jumat (11/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Glenn Fredly mengatakan, gempa terus menerus masih mengguncang Maluku.

Hal itu diungkapkan Glenn kepada para penonton saat manggung di Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) yang diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Jumat sore (11/10/2019).

"Mereka masih merasakan guncangan gempa dan alami trauma. Bayangkan kejadian itu tiap waktu ada di Jakarta? Mereka di sana juga punya kegiatan dan aktivitas mereka terhenti karena fenomena alam ini," kata Glenn Fredly.

Baca juga: Glenn Fredly: Di Tengah Keriaan, Saya Ingin Sampaikan Pesan dari Indonesia Timur

Sampai saat ini, lanjut Glenn, teknologi buatan manusia belum bisa memprediksi sampai kapan gempa mengguncang beberapa tempat di wilayah Maluku.

Glenn Fredly meminta para penonton yang mayoritas para pelajar atau anak muda itu bergandengan tangan mendoakan dan membantu saudara-saudaranya di Indonesia Timur.

"Saya berbicara buat anak-anak muda, tidak hanya untuk kepentingan mereka," ujar Glenn Fredly.

Baca juga: Glenn Fredly Tidak Suka Lihat Penonton Jaim

Menurut Glenn Fredly, masa-masa mudanya sudah lewat.

"Saya ingin generasi kalian tidak boleh mewarisi kebencian dan dendam. Izinkan saya menyanyikan lagu yang saya tulis dalam film Cahaya dari Timur: Beta Maluku," kata Glenn Fredly yang langsung menggelindingkan lagu "Tinggikan".

Pada Kamis malam (10/10/2019), gempa berkekuatan 5,2 magnitudo kembali mengguncang wilayah Maluku.

Baca juga: Persembahan Glenn Fredly untuk Papua di Panggung Synchronize Fest

Berdasarkan data yang diterima dari Badan Meteorologi Kimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon, gempa yang terjadi pada pukul pukul 23.16 WIT itu berada pada titik koordinat 6.9 Lintang Selatan 129.63 Bujur Timur.

Gempa tersebut berjarak 87 km bagian utara Tepa, Maluku Barat Daya dan 221 km Barat Laut Saumlaki, Kepulauan Tanimbar, dengan kedalaman 140 km di bawah laut.

Provinsi Maluku merupakan salah satu daerah rawan gempa di Indonesia. Sebab, Maluku berada pada pertemuan tiga lempeng besar yakni Indo Australia, Eurasia dan Pasifik.

Baca juga: Glenn Fredly Sumbangkan Hasil Konser Tanda Mata untuk Korban Gempa Maluku

Lempeng Indo Australia masuk ke bawah Eurasia lalu bertemu Lempeng Pasifik. Pertemuan kedua lempeng tersebut menyebabkan terjadi patahan yang tidak beraturan, sehingga kerap memicu terjadinya gempa di Maluku.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X