Sandy PAS Band: Yang Nyinyir soal Musik untuk Republik, Sudah Lakukan Apa untuk Indonesia?

Kompas.com - 18/10/2019, 15:44 WIB
Sandy Andarusman, Drummer PAS Band dalam acara #JurnalisPeduliAsap di Bindaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (11/10/2015). KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COMSandy Andarusman, Drummer PAS Band dalam acara #JurnalisPeduliAsap di Bindaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (11/10/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Drummer PAS Band, Agus Teguh Prakosa Andarusman alias Sandy, ikut angkat bicara soal kritik yang ditujukan kepada konser Musik Untuk Republik (MUR).

Menurut Sandy yang menjadi salah satu peengisi acara, banyak yang menilai bahwa acara yang digelar di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur pada 18-20 Oktober 2019 ini diselenggarakan oleh pemerintah.

Sebab beberapa waktu lalu, sebagian pengisi acara MUR mengadakan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Sandy PAS Band Menangis karena Vino G Bastian

"Sebagian besar yang saya lihat orang mengkritik acara MUR, orang bilang itu setelah panitia dan pengisi acara bertemu sama Jokowi," kata Sandy saat dihubungi wartawan, Kamis (18/10/2019).

"Menurut saya, mereka menganggap acara ini digelar (oleh perintah) istana dan kontribusi istana," sambungnya.

Meski terusik, Sandy menegaskan bahwa acara itu digelar tanpa kontribusi apa pun dari pemerintah.

Baca juga: God Bless di Musik untuk Republik, Ahmad Albar: Kami Merelakan Diri untuk Tampil

Konser yang dimeriahkan oleh 60 lebih musisi itu bertujuan menyebarkan persatuan untuk seluruh rakyat Indonesia.

"Banyak yang terusik dengan kritikan itu, tapi kami balik lagi bergerak ingin Indonesia bersatu. Toh kami tanpa sponsor dan kontribusi istana," tutur Sandy.

"Kami ingin musisi ingin mempererat Indonesia aja, apa yang salah? Yang nyinyir acara ini apa yang sudah kalian lakuin untuk Indonesia?" lanjutnya.

Baca juga: Ada Pelantikan Jokowi-Maruf, Konser Musik untuk Republik Jalan Terus...



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X