Idap Gangguan Mental, Mengapa Ariel Tatum Mau Membuka Diri?

Kompas.com - 19/10/2019, 18:01 WIB
Ariel Tatum menghadiri jumpa pers pertunjukan teater berjudul Langit 7 Bidadari di Grand Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (17/5/2018). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANAriel Tatum menghadiri jumpa pers pertunjukan teater berjudul Langit 7 Bidadari di Grand Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (17/5/2018).

JAKARTA,  KOMPAS.com - Artis peran Ariel Tatum mengakui mengidap penyakit Borderline Personality Disorder (BPD) atau kepribadian ambang akut.

Lantas, apa yang membuat Ariel mengungkapkan masalahnya tersebut kepada publik?

"Karena di satu sisi, aku bangga melihat perubahan generasi aku sekarang lebih terbuka bahas tentang kesehatan mentalnya," kata Ariel Tatum di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019).

Baca juga: Gangguan Mental, Ariel Tatum: Cuma Kita yang Bisa Mengubah Diri Sendiri

Keterbukaan yang dimaksud Ariel Tatum adalah tentang kesadaran memproteksi diri sendiri.

Mereka sudah berani ke psikiater untuk berkonsultasi akan masalah yang dialaminya.

"Aku tersentuh untuk, kayaknya sudah saatnya cerita what I've been through, pengalaman aku sendiri, and do something about it," ujar Ariel Tatum. 

Baca juga: Ariel Tatum Selalu Ceria, Ibunda Kaget Saat Anaknya Ingin Bunuh Diri

Lewat pengalaman dengan berbagi cerita, Ariel juga membantu masyarakat Indonesia yang juga mengalami masalah gangguan mental.

"Aku ingin membantu masyarakat Indonesia mematahkan stigma itu sendiri di mana ngomongin kesehatan mental itu apaan sih?" kata Ariel Tatum. 

"Kayak enggak nyaman banget, tabu banget. Makanya aku di sini gelar Let's End the Shame. Ayo kita sudahi rasa malu untuk membahas kesehatan mental kita semua," ujar Ariel Tatum. 

Baca juga: Ariel Tatum Selalu Ceria, Ibunda Kaget Saat Anaknya Ingin Bunuh Diri

Ariel mengatakan, peran keluarga dan sahabat menjadi salah satu faktor yang membuatnya kuat.

Namun, di balik itu, yang paling berpengaruh besar akan proses terapi penyakit kepribadian ambang akut adalah diri sendiri.

"Seribu orang yang ngomong 'eh jangan sedih, jangan ini itu', semua itu kita butuh. Cuma satu-satunya yang bisa mengubah diri kita adalah diri sendiri," kata Ariel Tatum. 

Baca juga: Gangguan Mental, Ariel Tatum Berjuang Cari Psikolog Sejak Usia 13 Tahun

Lantas, bagaimana dengan pasangan Ariel Tatum?

Apakah dia menjadi salah satu orang yang mendukung kesembuhan gangguan mental yang dialami oleh Ariel?

"Kalau aku pribadi sih aku lagi enggak ada pasangan, ya. Jadi aku enggak bisa relatable. Jadi, buat aku cuma keluarga sama sahabat sahabat saja," ujar Ariel.

Baca juga: Usai Berakting di Panggung, Ariel Tatum Minta Maaf

Adapun, Ariel Tatum menyadari ada gangguan mental yang dialaminya sejak usia 13 tahun.

Selama itu, Ariel mencoba mencari tahu apa sebenarnya penyakit yang diidapnya.

Dalam proses tersebut, Ariel banyak didiagnosa mulai dari mengidap bipolar hingga trauma past life. 

Namun, Ariel Tatum akhirnya menemukan psikiater yang tepat dan ditemukan penyakitnya adalah BPD.

Baca juga: Gangguan Mental, Ariel Tatum Berjuang Cari Psikolog Sejak Usia 13 Tahun

Dalam proses tersebut, Ariel Tatum berulang kali mencoba melakukan bunuh diri dan sang ibu yang kali pertama mengetahuinya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X