Cerita Artis-artis Indonesia Terpikat Motor Gede

Kompas.com - 21/10/2019, 11:04 WIB
Eddi Brokoli di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (19/9/2018). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAEddi Brokoli di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (19/9/2018).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com – Sejumlah selebritas Indonesia dikenal sebagai pehobi motor gede (moge). Mereka bahkan tidak hanya mengendarai tetapi juga mengoleksi motor berkubikasi besar itu.

Salah satunya adalah artis peran dan presenter Eddi Brokoli. Ia menyukai kuda besi sejak masih berseragam abu-abu. Namun ia tidak memulainya dari moge, melainkan Vespa milik pamannya.

“Antara tahun 1992-1993, sudah pakai Vespa PX tahun 1982, warnanya biru, enggak ada yang mau waktu itu, jadi parkirnya bareng guru. Kakak saya waktu itu yang nularin, ikut SOG (Scooter Owner Grup) di Bandung,” tutur Eddi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Asiikk gajian...ke minimarket dulu ah beli kondisioner. . . #gajian #kawasaki #klx230 #thisiskawasaki #kawasakiindonesia #kawasakijabar #rubyhelmet

A post shared by Eddi Brokoli (@eddibrokoli) on Sep 30, 2019 at 4:52pm PDT

“Terus habis itu mulai suka motor klasik, akhirnya punya motor klasik itu BSA,” kenang Eddi

Merasa menunggangi kuda besi hal yang mengasyikkan, Eddie Brokoli mulai merambah ke motor yang lebih besar lagi alias moge, baik keluaran terbaru maupun klasik.

“Kurun waktu 10 tahun terakhir (merambah ke motor besar), punya Jawa 250 waktu itu, akhirnya ada BMW, BSA, BMW R25 hitam. Kalau Kawasaki Versys 350 itu kontrak dari Kawasaki,” aku Eddi.

Seperti Eddi Brokoli, Tarra Budiman juga mulai kesengsem motor sejak kecil.

Tarra Budiman saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2019).KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA Tarra Budiman saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2019).
“Gue sudah dari kecil sih Bro suka moge, mulai naik moge itu pas SMA. Pertama kali pakai moge Harley Davidson model soft tail, waktu itu punya Om gue. Motor pertama gue sendiri itu Harley juga, Dyna,” ucap Tarra.

Lain lagi dengan artis peran Dimas Anggara. Ia mulai tertarik pada moge sejak 1995 dan menjaga kesukaannya itu sampai hari ini.

“Seru sih kayak main kalau bawa motor. Terus, kalau naik motor ada quality time sama diri sendiri juga. Seru saja. Kalau di rumah enggak bisa kan ngapa-ngapain, kalau naik motor kan bisa,” ucapnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Ketika roda dua membangkitkan gairah masa mudaku, membawa jiwa dan ragaku! Roda dua sampai tua. . . #shiningbrightco

A post shared by Tarrabudiman (@tarrabudiman) on Aug 29, 2019 at 3:35am PDT

Sementara itu, seniman dan artis peran Budi Dalton mengaku gemar menunggangi kuda besi karena hobi itu bisa menjadi gerbang untuk bertemu orang-orang baru dalam hidupnya.

“Mulai suka motor tahun 1987, pakai Triumph waktu itu, sebelum itu pakai motor-motor pabrikan Jepang, setahun berikutnya saya punya Harley Davidson tahun keluaran 1988,” ucap Budi.

Mantan El-Presidente Bikers Brotherhood Motorcycles Club yang juga dosen di Universitas Pasundan ini juga mengaku mendapat banyak wawasan dengan menjadi penghobi moge.

“Banyak (alasan hobi motor), kalau hobi motoran jadi banyak teman, kita sering touring ke daerah-daerah, jadi banyak saudara, banyak wawasan juga,” sambungnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X