Arnold Schwarzenegger Sebut Terminator: Dark Fate Sebagai Ajang Reuni

Kompas.com - 21/10/2019, 15:04 WIB
Arnold Schwarzenegger berpose saat menghadiri jumpa pers film Terminator: Dark Fate di Four Seasons Hotel, Seoul, Korea Selatan, Senin (21/10/2019). KOMPAS.com/Tri Susanto SetiawanArnold Schwarzenegger berpose saat menghadiri jumpa pers film Terminator: Dark Fate di Four Seasons Hotel, Seoul, Korea Selatan, Senin (21/10/2019).

SEOUL, KOMPAS.com - Aktor Arnold Schwarzenegger menyebut bahwa film Terminator: Dark Fate sebagai ajang reuni.

"Kami kembali lagi dengan judul 'Dark Fate' dengan semua reuni kembali," ujar Arnold dalam jumpa pers di Four Seasons Hotel, Seoul, Korea Selatan, Senin (21/10/2019).

Reuni yang dimaksud Arnold adalah pertemuan kembali aktris Linda Hamilton sebagai Sarah Connor dan sutradara James Cameron yang di Dark Fate menjadi produser sekaligus penulis skenario.

Arnold bersama Cameron dan Hamilton pernah terlibat film untuk Terminator (1984) dan Terminator 2: Judgement Day (1991).

Schwarzenegger merasa beruntung bisa bermain dalam Terminator: Dark Fate karena membuatnya berkumpul dengan Cameron dan Hamilton.

Baca juga: Chris Pratt Resmi Jadi Menantu Arnold Schwarzenegger

Ia juga berterima kasih kepada Cameron yang telah mengajaknya bermain Terminator hingga melambungkan namanya.

"Terminator 1984 sangat membantu karier saya. Berkat film ini karier saya menanjak. Setelah film itu, banyak sekali film-film laga yang saya bintangi," kata Schwarzenegger.

Dalam jumpa pers ini selain Schwarzenegger, sejumlah artis lain ikut hadir. Mereka adalah Linda Hamilton, Mackenzie Davis, Natalia Reyes, Gabriel Luna, dan sutradara Tim Miller.

Baca juga: Pria Nekat Tendang Punggung Arnold Schwarzenegger

Terminator: Dark Fate mengambil latar setelah film Terminator 2: Judgement Day yang rilis 1991.

Dani Ramos (Natalia Reyes) hidup sederhana di Mexico City bersama saudara laki-lakinya dan ayahnya.

Masalah muncul ketika datang Terminator dari masa depan, Rev-9 (Gabriel Luna), yang lebih canggih. Ia memburu dan bertugas membunuh Dani.

Baca juga: Disebut Sudah Meninggal oleh Donald Trump, Arnold Schwarzenegger Beri Respons Menohok

Disaa terancam, keselamatan Dani bergantung pada dua orang pelindung, yakni Grace (Mackenzie Davis), seorang prajurit super dari masa depan yang telah ditingkatkan fisiknya, serta sang veteran Sarah Connor (Linda Hamilton).

Ketika Rev-9 dengan kejam menghancurkan segala sesuatu dan semua orang yang menghalanginya untuk berburu Dani, ketiganya bergabung dengan T-800 (Arnold Schwarzenegger) dari masa lalu Sarah yang memunculkan kembali polemik lama.

Baca juga: 5 Menit Pertama Film Terminator Akan Diputar di Indonesia Comic Con 2019



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X