Jadi Juri Police Movie Festival, Prilly Latuconsina Merasa Minder

Kompas.com - 29/10/2019, 14:40 WIB
Prilly Latuconsina saat ditemui di XXI Blok M Square, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2019). KOMPAS.com/IRA GITAPrilly Latuconsina saat ditemui di XXI Blok M Square, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Prilly Latuconsina turut ambil bagian dalam gelaran Police Movie Festival, sebuah ajang penghargaan untuk insan perfilman yang diselenggarakan Divisi Humas Polri.

Namun, di balik segudang pengalamannya di dunia seni peran, Prilly mengaku sempat minder dan tak percaya diri karena ini merupakan kali pertama ia duduk di bangku juri.

Baca juga: Prilly Latuconsina Ungkap Sisi Lain Risa di Danur 3: Sunyaruri

"Aku sebenarnya PD (percaya diri) enggak PD, sih. Kan nama jurinya yang sudah senior banget, sudah lama banget berdedikasi di perfilman Indonesia," kata Prilly Latuconsina di acara Pre-event Police Movie Festival, di Citos, Jakarta Selatan, belum lama ini.

"Bisa dibilang aku baru terjun ke dunia film. Sebenarnya, pas ditawari, aku tuh yang heran dulu. Serius enggak, sih?" tambahnya.

Namun atas kepercayaan itu, Prilly berusaha untuk tetap profesional.

Baca juga: Prilly: Begitu Cintanya Sama Danur, Enggak Mau Bilang Badan Lemas

Ia lantas mencoba berkonsultasi dengan sutradara Monty Tiwa yang dikenal sebagai salah satu sineas terbaik Indonesia.

"Aku konsul ke Pak Monty. Kebetulan aku dekat banget sama Pak Monty dan anggap dia ayah aku. Jadi, apa pun tawaran yang ada, konsul dulu. 'Pak Monty, ini yakin aku jadi juri Police Film Festival? Terus, apakah aku capable segala macem?'" ujar Prilly.

"Jawaban Pak Monty, 'Akan ada namanya pertama kali setiap hal. Jadi, harus kau coba'. Dan aku akhirnya berani," imbuhnya.

Baca juga: Prilly Latuconsina Lewatkan Ulang Tahun Adik Gara-gara Danur 3

Prilly akhirnya menerima tawaran tersebut dan diharuskan melakukan penilaian terhadap 46 film pendek yang masuk.

Setiap hari, di tengah-tengah kesibukannya, Prilly menyempatkan diri menonton film-film tersebut dan memberikan penilaian untuk berbagai aspek.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X