Setahun Pasca-Tsunami Banten, Ifan Seventeen Masih Merinding Dengar Sirine Ambulans

Kompas.com - 29/10/2019, 18:56 WIB
Penyanyi ifan Seventeen dslam peluncuran single Masih Harus di Sini di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Penyanyi ifan Seventeen dslam peluncuran single Masih Harus di Sini di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Vokalis grup band Seventeen, Riefan Fajarsyah atau Ifan, masih sering teringat momen bersama rekan-rekan satu bandnya yang menjadi korban tsunami Banten.

Diketahui, tsunami Banten pada 22 Desember 2018 lalu telah merenggut nyawa tiga personel Seventeen, yakni Bani, Herman, dan Andi, serta Dylan Sahara istri Ifan.

"Jadi kalau ada momen yang nyentil itu pasti akan tenggelam lagi (teringat)," kata Ifan Seventeen saat ditemui dalam jumpa pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2019).

Baca juga: Ingat Mendiang Istri dan Personel Seventeen, Ifan Emosional Saat Rekaman Lagu Baru

Ifan mengaku, kenangan bersama personel Seventeen dan Dylan semasa hidup sering terungkit kembali ketika ia mengunjungi suatu tempat bersejarah.

"Misalnya kalau jalan, eh ini biasa makan sama Dylan nih. Jadi kadang-kadang kalau ada momen (jadi teringat)," ucapnya.

Ifan tak menampik dirinya masih sulit melupakan peristiwa pahit tersebut, walaupun ia sudah berusaha untuk tegar.

Baca juga: Kisah Band Seventeen Jadi Korban Tsunami Banten Diangkat ke Layar Lebar

"Misal di jalan dengar suara ambulans, masih sering merinding. Dan itu adalah reaksi badan yang enggak bisa aku tolak. Karena pas kejadian itu (usai tsunami Banten) lima detik sekali dengar suara ambulans," kata Ifan.

Ifan menambahkan, grup band Seventeen tak akan bubar meski tinggal dirinya seorang personel yang tersisa.

"Seventeen tuh akan selalu dikenang sama karyanya. Enggak bakal ada ceritanya Seventeen bubar, Seventeen tutup, itu enggak ada," ucapnya.

Baca juga: Film Dokumenter Seventeen Ungkap Banyak Momen Sebelum Tsunami Banten Melanda

"Seventeen akan selalu ada dan hidup di hati aku dan teman-teman yang suka Seventeen. Ini juga bagian karya Seventeen," sambungnya.

Diketahui, Seventeen menjadi korban tsunami Banten saat mengisi sebuah acara gathering sebuah parusahaan di kawasan wisata Tanjung Lesung.

Dari semua personel, hanya Ifan yang selamat.

 

Baca juga: Istri Sempat Mengeluh Herman Seventeen Nyanyikan Lagu Kemarin Sebelum Tsunami Banten Menerjang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X