Fiersa Besari Terinspirasi Bikin Soundtrack Imperfect Saat Cekcok dengan Istri

Kompas.com - 29/10/2019, 19:59 WIB
Fiersa Besari dalam jumpa pers peluncuran soundtrack film Imperfect di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019). KOMPAS.com/IRA GITAFiersa Besari dalam jumpa pers peluncuran soundtrack film Imperfect di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com- Penyanyi dan penulis novel Feirsa Besari menjadi salah satu pengisi soundtrack film karya Ernest Prakasa berjudul Imperfect. Fiersa menciptakan lagu "Pelukku untuk Pelikkmu".

Fiersa mengaku, sebelum rampung, lagu tersebut sempat direvisi sebanyak tiga kali oleh Ernest selaku sutrdara sekaligus penulis skenario.

"Kalau enggak salah pengajuan ketiga baru diterima sama Koh Ernest," kata Fiersa dalam jumpa pers peluncuran soundtrack film Imperfect di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019).

Baca juga: Fiersa Besari dan Audrey Tapiheru Sumbang Suara untuk Film Imperfect

Fiersa mengaku, dia mang tidak fokus saat menggarap lagu tersebut. Sebab, Fiersa yang belum lama menikah itu baru saja pindah rumah.

Bahkan, Fiersa sempat cekcok dengan sang istri. Namun, justru di saat bertengkar dengan istrinya Fiersa mendapat inspirasi dalam menulis lagu.

"Pas bikin lagu itu kebetulan rumah baru pindah dan keluarga dateng semua tuh. Karena ribut di bawah, aku enggak fokus di atas pas bikin lagu," tutur Fiersa.

Baca juga: Iwan Fals, Once, dan Fiersa Besari Nyanyikan Ibu Pertiwi untuk Bumi Manusia

"Karena marah-marah akhirnya berantem sama pasangan. Ketika berantem itu aku baru dapet esensi untuk lagunya. Sampai akhirnya aku pikir wah harusnya saya enggak usah marah-marah ya," lanjutnya.

Tak disangka, lagu yang ditulis Fiersa justru langsung diterima Ernest.

"Akhinya revisi lagu dengan menangkap emosi dari istri dan kemudian saya mulai tulis. Setelah direkam dan aku kirim ke grup WA, ternyata setelah latihan aku baca responsnya bagus," ujar Fiersa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X