Perempuan Tanah Jahanam Batal Diputar di Dua Bioskop Tua, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 08/11/2019, 10:54 WIB
BASE Entertainment

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sebelumnya batal untuk diputar di Bioskop Atoom di Citeureup, Bogor, Jawa Barat. Film Perempuan Tanah Jahanam dikabarkan juga batal diputar di Bioskop Grand Theater Senen, Jakarta Pusat, Jumat ini (8/11/2019).

Saat itu, di Bioskop Atoom dibatalkan karena kondisi gedung yang tidak aman. Tim produksi Perempuan Tanah Jahanam mementingkan aspek keselamatan penonton.

Sedangkan pembatalan di bioskop Grand Theater Senen karena pihak pengelola bioskop tua tersebut membatalkan tanpa alasan yang jelas.

Baca juga: 5 Pertimbangan Perempuan Tanah Jahanam Pindah dari Atoom ke Bioskop Grand Senen

"Izin sudah diberikan, tapi ternyata izin tersebut dibatalkan oleh hal yang sampai sekarang kami belum tahu," tutur Joko saat ditemui seusai Meet & Greet pemain film Perempuan Tanah Jahanam, di M Bloc Space, Kebayoran Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2019).

Nonton bareng alias nobar film Perempuan Tanah Jahanam yang dijadwalkan pada Jumat (8/11/2019) ini pun gagal. Padahal, ada tiga jadwal pemutaran, yakni pukul 16.00, 19.00, dan 21.00 WIB. Tiket nobar ini juga tidak dipungut biaya alias gratis.

Baca juga: Sukses di Film Perempuan Tanah Jahanam, Ini Perjuangan Tara Basro

Antusiasme masyarakat pun cukup tinggi. Hal itu dibuktikan dengan tiket  yang ludes terjual dalam waktu kurang dari lima menit.

Mengenai berita Perempuan Tanah Jahanam batal tayang di bioskop Grand Senen dapat dibaca di Perempuan Tanah Jahanam Batal Tayang di Bioskop Grand Senen



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X