Jakarta Performing Arts Community Akan Sajikan "West Side Story" - Kompas.com

Jakarta Performing Arts Community Akan Sajikan "West Side Story"

Sintia Astarina
Kompas.com - 04/04/2017, 19:07 WIB
KOMPAS.com/SINTIA ASTARINA Nia Dinata, Elhaq Latief (koreografer), Fonnyta Amran (sutradara), dan Rio Rahmansyah (founder JPAC) diabadikan saat jumpa pers West Side Story di Institut Français dIndonésie (IFI), Thamrin, Jakarta Pusat, pada Selasa (4/4/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Komunitas teater lokal bernama Jakarta Performing Arts Community ( JPAC) akan menyuguhkan pertunjukan drama musikal adaptasi berjudul West Side Story di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada 12-14 Mei 2017.

Pertunjukan itu merupakan pementasan teatar pertama di Indonesia yang mendapat lisensi dari Music Theatre International (MTI). Tak main-main, harga linsensi itu sampai ribuan dollar AS.

Pertunjukan drama musikal tersebut akan diperani oleh 49 pemain dan digarap oleh 40 orang dalam kru.

"Total sekitar 90 orang. Ini produksi terbesar dari JPAC dan satu-satunya produksi amatir yang mendapat lisensi internasional di Jakarta," terang sutradara pementasan West Side Story, Fonnyta Amran, dalam jumpa pers West Side Story di Institut Français d'Indonésie (IFI), kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, pada Selasa (4/4/2017).

West Side Story merupakan drama musikal legandaris yang pertama kali dipentaskan pada 1957.

Drama itu bercerita tentang Tony dan Maria yang berjuang untuk menyatukan cinta mereka meski berbeda latar belakang. Kisah mereka berujung pada tragedi.

Melalui drama musikal yang terinspirasi oleh kisah Romeo dan Juliet tersebut, JPAC ingin mengajak para penonton untuk menerima keberagaman di Indonesia.

"(Ceritanya) masih relevan dengan keadaan sekarang. Justru relevan banget," kata Fonnyta.

PenulisSintia Astarina
EditorAti Kamil
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM