Mendikbud Silaturahmi dengan para Raja - Kompas.com

Mendikbud Silaturahmi dengan para Raja

Jodhi Yudono
Kompas.com - 31/07/2017, 07:20 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy diabadikan bersama wartawan pendidikan, saat buka puasa bersama, di kediamannya Kompleks Widya Chandra III, Jakarta, Selasa (20/6/2017).KOMPAS.com/ESTU SURYOWATI Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy diabadikan bersama wartawan pendidikan, saat buka puasa bersama, di kediamannya Kompleks Widya Chandra III, Jakarta, Selasa (20/6/2017).


JAKARTA, KOMPAS.com--Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Muhadjir Effendy bersilaturahmi dengan para raja dan sultan se-Indonesia. Silaturahmi Nasional Raja dan Sultan Nusantara tahun 2017 berlangsung di Plasa Insan Berprestasi Kemendikbud, pada Kamis malam (27/7/2017). Tahun ini kegiatan silaturahmi tersebut memasuki penyelenggaraan yang ke-5 kali.
 
Dalam sambutannya, Mendikbud Muhadjir mengatakan, jauh sebelum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdiri, peranan para raja dan sultan sangat penting dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia. “Itulah mengapa kehadiran mereka menjadi tak terpisahkan dengan histori Tanah Air,” ujarnya dalam acara jamuan makan malam Silaturahmi Nasional Raja dan Sultan Nusantara V. Acara ini menghadirkan raja, sultan, pewaris, keluarga kesultanan dan kerajaan dari Sabang hingga Merauke.

Mendikbud pun menyambut baik kehadiran para raja, sultan dan para penerusnya. Ia mengungkapkan, dengan adanya silaturahmi ini diharapkan dapat menjaga nilai-nilai tradisi yang sudah ada sejak dahulu untuk generasi di masa mendatang. “Ini jelas bersinergi dalam mewujudkan bangsa yang berbudi dan berintegritas tinggi serta  menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan di tengah masyarakat,” tutur mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid mempersilakan para raja dan sultan Nusantara menjadikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai rumah para pelestari tradisi. “Sebab mengemban tugas untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan tak hanya selesai jika mengandalkan tangan pemerintah. Perlu adanya perpanjangan tangan dari berbagai pihak, termasuk melalui kegiatan semacam ini. Ini adalah pekerjaan kita bersama,” ujarnya.

Sementara itu  Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Silaturahmi Nasional Raja Nusantara Indonesia, Raja Samu Samu VI Upu Latu M. L Benny Ahmad Samu Samu, mengatakan ada keterkaitan antara pelaku adat istiadat dan  budaya yang masih melekat pada masing-masing kerajaan. Pada kesempatan itu, Raja Samu Samu juga memperkenalkan satu per satu perwakilan raja dan sultan yang hadir.

Silaturahmi Nasional Raja dan Sultan Nusantara V merupakan agenda yang melibatkan raja dan sultan dari seluruh Nusantara dalam upaya mempertahankan keberagaman adat istiadat dan budaya dari ratusan kerajaan di Tanah Air. Selain itu, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh kehadiran perwakilan kerajaan-kerajaan Amerika Serikat, Jerman, Thailand, Belanda dan Malaysia.

Kegiatan silaturahmi tahun ini mengagendakan deklarasi wadah tunggal Raja, Sultan, Datu dan Ratu Nusantara serta melakukan pemilihan Sekjen Badan Pengurus Silaturahmi Nasional Raja Nusantara Indonesia untuk lima tahun mendatang.

PenulisJodhi Yudono
EditorJodhi Yudono

Komentar