Mediasi Risty Tagor dan Stuart Collin Temui Jalan Buntu

Kompas.com - 16/10/2015, 14:18 WIB
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com --
Mediasi perceraian antara artis peran Stuart Collin (25) dan Risty Tagor (26) menemui jalan buntu. Hal ini terjadi karena Risty tak menghadiri sidang mediasi tersebut untuk kali kedua.

"Risty tidak datang juga. Akhirnya deadlock. Hakim mediator tidak bisa lagi jalankan mediasi," ucap kuasa hukum Stuart, Ferry Ericson, dalam wawancara di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2010).

Akibat buntunya proses mediasi ini, perceraian Risty dan Stuart akan diagendakan masuk tahap pokok perkara. Di mana nantinya akan ada sidang jawaban, pembuktian, lalu putusan.

"Sudah enggak ada mediasi. Sudah masuk pokok perkara. Risty sudah enggak mau datang lagi. Mediator tadi suruh Stuart berdoa aja," kata kuasa hukum Risty, Ina Rachman.

Risty menikah dengan Stuart pada 19 April 2015 di Bogor, Jawa Barat. Namun empat bulan kemudian, Risty melayangkan gugatan cerai terhadap Stuart melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan (PA Jaksel). Sebelumnya, Risty bercerai dari artis peran Rifky Balweel. Bersama Rifky, Risty punya seorang putra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.