Dion Wiyoko Rela Naik 10 Kilogram demi Film "Kaskus"

Kompas.com - 29/04/2016, 09:57 WIB
Dion Wiyoko usai memeriahkan kompetisi Indonesia Menari 2015 di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2015). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGDion Wiyoko usai memeriahkan kompetisi Indonesia Menari 2015 di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2015).
EditorIrfan Maullana


JAKARTA, KOMPAS.com -- Demi berperan sebagai salah satu pendiri situs web Kaskus dalam film Sundul Gan: The Story of Kaskus, aktor Dion Wiyoko rela menaikkan berat badan hingga 10 kilogram.

"Tantangannya naik berat badan. Awalnya disuruh menaikkan badan 5-7 kilogram, tapi karena kelihatannya kurang signifikan akhirnya sampai 10 kilogram," kata Dion, di Jakarta, Kamis (28/4/2016).

"Dalam sehari lima sampai enam kali makan besar. Pagi bisa makan burger, cokelat, es krim, malamnya nyemil martabak. Akhirnya satu bulan naik 10 kilogram," sambung dia.

Tidak hanya secara fisik, bermain dalam film yang menampilkan kehidupan nyata seseorang atau biopic, menuntut Dion untuk memiliki pribadi mirip dengan tokoh sesungguhnya.

"Belum pernah bertemu. Sempat lihat di acara TV YouTube dan baca buku. Akhirnya ketemu, makan bareng, cari chemistry," ujar Dion.

Berperan sebagai Ken, Dion mengaku terinspirasi dengan sosok yang dimainkannya. Tidak hanya Ken, dia juga kagum dengan karakter Andrew Darwis, sahabat Ken yang juga merupakan pendiri Kaskus.

"Bisa belajar pengalaman mereka, Ken mengambil resiko, dan Andrew dengan kreatifitasnya," kata Dion.

"Memang bukan terinspirasi dalam membuat startup, tapi terinspirasi dari banyak cara, selain di akting juga di dunia restoran. Karena mereka sangat muda dan sangat mengejar mimpi dan pantang menyerah," lanjut dia.

Dion mengaku bangga dapat ikut terlibat dalm film yang akan tayang perdana pada 2 Juni 2016 itu. Dia berharap film tersebut dapat menginspirasi dan diterima oleh masyarakat, khususnya Kaskuser (sebutan pengguna Kaskus).

"Bangga banget diberi kesempatan untuk terlibat dalam film ini. Mudah-mudahan bisa menjadi film sejarah dan menginspirasi karena dikemas dengan cara yang menghibur, jadi tidak menggurui," ujar Dion.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X