Lea Simanjuntak Buka "Last Melody for Mike"

Kompas.com - 01/08/2016, 21:45 WIB
Penyanyi Lea Simanjuntak menyanyi dalam acara Last Melody for Mike di rumah duka Mike Mohede di Jalan Kuricang Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (1/8/2016). KOMPAS IMAGES/ANDREAS LUKAS ALTOBELIPenyanyi Lea Simanjuntak menyanyi dalam acara Last Melody for Mike di rumah duka Mike Mohede di Jalan Kuricang Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (1/8/2016).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Musisi-musisi Indonesia menggelar acara konser spontanitas untuk mendiang Mike Mohede.

Acara bertajuk "Last Melody for Mike" itu diadakan usai ibadah penghiburan di rumah duka di Jalan Kuricang Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (1/8/2016) malam.

Musisi Glenn Fredly menjadi pembawa acara yang diadakan untuk merayakan kehidupan Mike Mohede, yang meninggal di usia 32 tahun pada Minggu (31/7/2016).

"Saya kemarin bilang ini cara Mike untuk kumpulkan teman-temannya. Dan malam ini mungkin ia akan mengumpulkan teman-temannya lebih banyak," kata Glenn di panggung.

Glenn lalu memanggil teman Mike, vokalis Lea Simanjuntak.

"Lagu ini lagu begitu dalam. Enggak tahu kenapa, saya ingin sekali nyanyikan lagu ini. Dalam kehidupam kita akan di atas dan di bawah. Tapi kita tidak akan takut. Dan Mike sudah lakukan itu. Bahwa we don't have to worry Tuhan selalu ada," ujar Lea sebelum menyanyikan lagu "Tangan Tuhan yang Pegang".

Para pelayat pun lantas larut dengan lantunan lagu rohani tersebut. Suara Lea yang begitu kuat membuat suasana semakin haru. Lea melanjutkan penampilannya dengan lagu "The Prayer".

Usai Lea, penyanyi Maruli Tampobulon pun membawakan "Ku Berserah" yang disambung dengan penampilan Igor Saykoji.

"Kita ingin bawakan sesuatu yang berbeda kali ini. Untuk saudara kami, Mike Mohede," ungkap Igor sebelum membawakan lagu "I'll Be Missing You".

Igor lantas menyambungnya dengan membawakan lagu "When I See You Again" dan ditutup dengan "Lingkupiku".



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X