Iis Dahlia: Telolet, Alay Ah

Kompas.com - 21/12/2016, 19:00 WIB
Iis Dahlia usai menghadiri peragaan busana Ivan Gunawan di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2016). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGIis Dahlia usai menghadiri peragaan busana Ivan Gunawan di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2016).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak seperti kebanyakan orang saat ini, penyanyi dangdut Iis Dahlia mengaku tak terkena demam idiom "om telolet om".

Sebagai informasi, "om telolet om" adalah idiom yang digunakan saat berburu bunyi klakson bus-bus antar kota yang terkenal dengan melodinya yang meliuk-liuk.

Untuk meminta "telolet" itu, orang-orang umumnya berdiri di pinggir jalan sambil berteriak atau memegang secarik kertas bertuliskan "om telolet om".

"Enggak (terjangkit fenomena 'telolet'), alay ah alay," kata Iis dalam wawancara di Lippo Mal Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2016).

Ibu dua anak ini menganggap aneh aksi orang-orang yang berdiri di pinggir jalan hanya untuk menunggu sopir-sopir bus antarkota membunyikan klaksonnya.

"Ya alay aja. Masa orang berhentiin bus, eh telolet telolet dong. Aposeee he-he-he," ujar Iis sambil tersenyum kemudian berlalu pergi.

Fenomena "Om telolet om" bermula dari keisengan anak-anak muda yang meminta sopir bus-bus AKAP yang melewati daerah Pantura untuk membunyikan klaksonnya.

Bunyi klakson itu dianggap lucu dan unik. Beberapa netizen kemudian mencoba merekam aksi meminta 'telolet' itu dan mengunggahnya ke Instagram.

Sejak itu "om telolet om" menjadi viral. Hingga para disc jockey (DJ) dunia, sebut saja DJ Snake, Yellow Claw, Marshmello, Zedd hingga The Chainsmokers, ikut terjangkit.

[Baca: Ketika Para DJ Dunia Terkena Demam Om Telolet Om]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.