Pekan Depan Polisi Periksa Nikita Mirzani sebagai Tersangka

Kompas.com - 29/03/2017, 22:34 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan akan memanggil artis peran Nikita Mirzani seiring penetapannya sebagai tersangka dugaan pemukulan terhadap asisten Julia Perez, Lucky.

"Kami sudah ajukan pemanggilan, mungkin minggu depan (ke Polres)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Budi Hermanto, saat dihubungi, Rabu (29/3/2017) malam.

Pemanggilan itu untuk kepentingan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ulang terhadap Nikita sebagai tersangka.

[Baca: Nikita Mirzani Ditetapkan Jadi Tersangka]

Budi mengungkapkan, pihaknya sudah sejak seminggu lalu menetapkan Nikita menjadi tersangka. Mereka juga telah surat melayangkan pemanggilan.

"Sudah dinaikkan jadi tersangka. Kami sudah berikan surat panggilan, tapi dia belum hadir. Sepertinya dia masih ada kesibukan, jadi belum bisa datang. Minta dijadwalkan ulang," kata Budi.

Sebelumnya, Lucky melaporkan Nikita pada Oktober 2016 lalu dengan tuduhan tindak kekerasan yang berakibat luka pada kepalanya.

Kejadian itu, disebutkan terjadi di sebuah tempat hiburan malam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.