Kisah di Balik Judul Film "Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak"

Kompas.com - 12/05/2017, 21:10 WIB
Mouly Surya di IFI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (26/4/2016). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGMouly Surya di IFI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (26/4/2016).
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sutradara Mouly Surya mengungkapkan bahwa ada cerita menarik di balik pemilihan judul film terbarunya, Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak.

"Judulnya itu saya yang judulin, bukan mas Garin Nugroho. Waktu itu mas Garin judulinnya Perempuan, belum ada nama tokohnya, saya cari-cari," kata Mouly dalam konferensi pers film Marlina di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (12/5/2017).

Sebagai informasi, sutradara Garin Nugroho merupakan pencetus ide cerita film yang dibintangi oleh aktris Marsha Timothy itu.

Lanjut Mouly, mulanya ia merasa kesulitan menemukan nama yang pas untuk tokoh utama filmnya.

Pasalnya, sutradara film Fiksi ini sama sekali 'buta' pengetahuan tentang Sumba, sedangkan karakter utamanya berasal dari daerah itu.

"Waktu itu mikir 'nama perempuan Sumba siapa ya?'. Saya cari, saya google nama perempuan Sumba," ujarnya.

Hingga akhirnya, ia menemukan inspirasi setelah menonton sebuah video dalam YouTube.

"Di YouTube kebetulan ada video seorang guru SMP atau SD di ruang guru lagi joget disko gitu. Direkam orang dan di-upload ke YouTube, terus dia diprotes. Namanya Marlina," kata Mouly.

Ia belum berpikir menggunakan nama itu untuk tokoh utamanya sampai Mouly menyaksikan guru tersebut berkukuh kalau tak bersalah karena berjoget.

"Dia berpegang teguh saat diwawancara 'loh saya kan enggak melukai murid-murid saya, saya menari pada saat lagi break. Waktu itu saya cukup mendapat impresi yang kuat dari video itu. Ya udah Marlina lucu kayaknya namanya," ucapnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X